Bambang Nugroho Widi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROSPEK ENDAPAN KROMIT PADA LATERIT DOSAY, PEGUNUNGAN CYCLOOP, SENTANI BARAT, JAYAPURA, PAPUA Bambang Nugroho Widi
Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 12 No. 1 (2017): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9499.512 KB) | DOI: 10.47599/bsdg.v12i1.25

Abstract

Keterdapatan mineral kromit di Wilayah Dosay, Kecamatan Sentani Barat,Provinsi Papua, merupakan temuan baru yang menarik untuk di kaji secara lebih jauh.Adanya indikasi tersebut telah memberikan gambaran kondisi mineralisasi  yang belum terungkap oleh penyelidik sebelumnya, terutama terutama berkaitan dengan keterdapatan kromit di wilayah ini.   Secara geologi Jalur Pegunungan Cycloop dimana indikasi kromit ditemukan memiliki ciri yang karakteristik. Kromit ditemukan dalam batuan ultrabasa kelompok ofiolit Pegunungan Cycloop. Batuan ofiolit merupakan batuan induk (host rock) dari kelompok mineral logam jenis kobalt (Co), nikel (Ni), besi laterit (Fe), platinum (Pt), Paladium (Pd) dan kromit (Cr).Dari hasil penyelidikan oleh Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi, Badan Geologi th 2016, di daerah Sentani Barat diketahui anomali kromit ditemukan cukup signifikan yaitu dari kisara 1,3% hingga 4,7% dari soil hingga lapukan batuannya (saphrolit). Anomali ini mencapai grade tertinggi sekitar 130 kali lipat kelimpahan unsur kromit di kerak bumi. Sementara dari kelompok mineral logam lainnya seperti kobal, nikel dan besi kehadirannya tidak begitu signifikan.Adanya indikasi kromit yang kuat di horizon soil bagian atas hingga saphrolit pada bagian bawah diharapkan akan menjadi suatu temuan baru yang menarik dan berharga baik secara “scientific”c maupun ekonomi diwilayah ini dimasa mendatang
MINERALISASI BESI TIPE SKARN DI DAERAH BUKIT GADANG LANGE, DESA TARUNG TARUNG, KECAMATAN RAO, KABUPATEN PASAMAN, PROVINSI SUMATERA BARAT Bambang Nugroho Widi; Sukaesih .
Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 11 No. 3 (2016): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16048.031 KB) | DOI: 10.47599/bsdg.v11i3.27

Abstract

Daerah penyelidikan terletak di Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, secara geologi disusun oleh batuan metamorf (sabak, gneis), granodiorit, batuan vulkanik (lava andesit, breksi vulkanik), batuan sedimen dan endapan aluvium. Secara tektonik wilayah Rao berada dalam zona sesar Semangko yang berarah baratlaut-tenggara, sedangkan pola struktur lokal berarah timurlaut-baratdaya. Alterasi yang yang teramati pada batugamping marmeran ditandai dengan hadirnya epidot, garnet, karbonat dan urat-urat kuarsa akibat dari adanya intrusi granodiorit. Kehadiran mineral tersebut menunjukkan bahwa mineralisasi yang terbentuk mempunyai tipe skarn. Asosiasi mineralisasi logam berdasarkan analisis mineragrafi terdiri dari magnetit, hematit, kalkopirit, bornit, kovelit, kalkosit dan pirit dengan tekstur mineral yang beragam. Mineral mangan teridentifikasi secara megaskopis. Hasil pengamatan dengan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukkan bahwa jenis mineral garnet di daerah Tarung Tarung diinterpretasikan berupa spessartit (Mn3Al2(SiO4)3) dan andradit (Ca3Fe(SiO4)3). Di bagian barat intrusi dijumpai kandungan besi tinggi dengan Fe total antara 59,39% s.d. 64,04%, nilai P sangat rendah (0,1%), TiO2 nilai tertinggi 0,84%. Magnetit yang berasosiasi dengan garnet ditemukan pada zona kontak antara intrusi granodiorit dengan batugamping marmeran di Bukit Gadang Lange. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh larutan hidrotermal bersuhu tinggi yang masuk ke dalam batuan karbonat sehingga terbentuk mineralisasi tipe skarn.