Putu Ariantini
Program Studi S1 Keperawatan, STIKES Bina Usada Bali

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Self-Management dengan Self-Efficacy pada Pasien Asma di Masa Pandemi Covid-19 di Poliklinik Paru RSU Denpasar Putu Ariantini; Putu Wira Kusuma Putra; Alfiery Leda Kio
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 6 No 1 (2022): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v6i1.220

Abstract

Latar belakang: Asma merupakan penyakit kronis yang sudah mempengaruhi sekitar 300 juta orang di seluruh dunia. Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini telah menimbulkan kecemasan kepada penderita asma sehingga menurunkan efikasi diri untuk melakukan pengobatan. Efikasi merupakan faktor penting yang dapat memepengaruhi keberhasilan pengobatan pada pasien asma. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-management dengan self-efficacy pada pasien asma di masa pandemi COVID-19 di Poliklinik Paru RSU X Denpasar. Metedologi: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian descriptive correlational dengan pendekatan crossectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sample penelitian ini adalah pasien asma yang menjalani pemeriksaan rutin di Poliklinik Paru yang berjum 40 responden. Alat ukur yang digunakan adalah Asthma self managemenet quisionaire (ASMQ) dan kuisioner knowledge, attitude and self-efficacy asthma quisionaire (KASE-AQ). Hasil: Analisis dengan uji korelasi Spearman’s Rho diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,014 (p<0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara self-management dan self-efficacy pada pasien asma selama pandemi COVID-19 di RSU X Denpasar. Kesimpulan: Diharapkan perawat sebagai pemberi layanan keperawatan mampu untuk melakukan kajian terhadap tingkat self-management pasien dan meningkatkan self-efficacy pada pasien asma serta keluarga sebagai lingkungan terdekat diharapkan mampu terlibat dalam tahapan perawatan pasien asma.