Nur Danisia Octaviani
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Reinterpretasi Teks Hukum Potong Tangan Perspektif Hermeneutika Khaled M. Abou El Fadl Nur Danisia Octaviani; Taufik Kurahman; Moh Iqbal Assyauqi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 4: Al Qalam (Juli 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i4.1155

Abstract

Sebagai agama, Islam mengatur permasalahan hidup manusia dengan hukumnya. Hukum Islam di masa kemunculannya sangat dipengaruhi oleh budaya Arab sebagai tempat di masa Islam itu muncul. Dalam perkembangannya, banyak hukum Islam yang dianggap tidak cocok ketika diterapkan di masa sekarang dan di tempat yang berbeda. Karenanya, banyak ccendikiawan yang mencoba melakukan interpretasi terhadap hukum Islam. Salah satunya adalah Khaled M. Abou El Fadl dengan pendekatan hermeneutikanya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hasil reinterpretasi hukum potong tangan (qath’u al-yad) dengan menggunakan hermeneutika Khaled M. Abou El Fadl. Maka, sebelum analisis tersebut dilakukan, pembahasan akan dimulai pada pribadi El Fadl; perjalanan hidup, pendidikan, dan karirnya, serta keunikan teori hermeneutikanya. Teks-teks, baik Alquran mau pun hadis Nabi, yang menjadi dalil hukuman potong tangan merupakan fokus pembahasan selanjutnya, yang dilengkapi dengan penerapan hukuman tersebut dalam lintas sejarah, dimulai dari era Arab pra-Islam hingga era Khulafa al-Rasyidin. Pendekatan yang digunakan di dalam penelitian ini tentunya hermeneutika El Fadl. Hasil dari penelitian adalah bahwa hukuman potong tangan yang berlaku di Jazirah Arab sesuai dengan kondisi sosial dan budaya mereka. Hukuman ini dapat diganti dengan hukuman lainnya yang sesuai dengan kondisi sosial dan budaya masing-masing negara.