Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KLASIFIKASI HEPATITIS C VIRUS MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5 Susanto Susanto; Nuri Nuri
Jurnal Disprotek Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v13i2.3052

Abstract

Hepatitis C Virus (HCV) merupakan Penyakit gangguan pada hati manusia yang menyebabkan peradangan pada sel-sel dan kinerja organ hati manusia. Penyakit HCV sangat berbahaya bagi tubuh manusia karena penyakit ini merupakan penyakit yang berasal dari penyakit kanker hati. Penyebab penyakit HCV adalah penyalahgunaan alkohol, penggunaan alat suntik bekas, dan tranfusi darah oleh orang yang telah terkena penyakit HCV. Adanya permasalahan tersebut, maka tujuan peneliti adalah melakukan penerapan sebuah Algoritma yang digunakan untuk mengklasifikasikan penyakit HCV. Algoritma yang pilih peneliti adalah Algoritma C4.5 yang merupakan salah satu jenis Algoritma klasifikasi. Penerapan Algoritma C4.5 digunakan untuk memperoleh sebuah keputusan, jika seseorang terkena HCV ataupun tidak. Algoritma C4.5 menggunakan atribut-atribut data yang ada untuk menghasilkan suatu keputusan terhadap penyakit HCV. Algoritma C4.5 diimplementasikan dengan metode Adaboost untuk memperoleh hasil yang maksimal. Metode Adaboost merupakan metode penunjang yang digunakan untuk meningkatkan hasil akurasi keputusan dari Algoritma C4.5, sehingga menghasilkan nilai akurasi yang tinggi. Nilai akurasi yang dihasilkan sebesar 95,60% (semula 94,43% menjadi 95,60%).
DESAIN LAMPU DARURAT PORTABEL BERBASIS RANGKAIAN JOULE THIEF Muhammad 'Atiq; Nuri Nuri; Raka Dian Mahardi
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 3, No 1 (2023): JEIS EDISI JANUARI 2023
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol3no1.256

Abstract

The main function of the portable emergency lamp design based on the joule thief circuit is to provide lighting when the power goes out so that it can support human activities in carrying out various jobs, especially at night. The method used in this study is a design and testing approach, starting from the selection of tools and materials to the implementation of the test. The results showed that the Joule Thief emergency lamp can operate at a voltage of 0.8 VDC with a current of 0.08 A and can turn on a 220 VAC LED. The first test was carried out on a 220 Vac 5watt LED with a power supply unit (PSU) instead of battery power. The second test was conducted on the charger module with the indicator flashing red when charging and blue when full. From the test it is known that the Joule Thief emergency lamp can work well and can be used as an emergency lamp when the electricity from the PLN goes out. This emergency lighting device uses commercial lamps so that it can be replaced easily as needed and can be charged when the battery is depleted.Fungsi utama desain lampu darurat portable berbasis rangkaian joule thief adalah memberikan penerangan pada saat listrik padam sehingga dapat menunjang aktivitas manusia dalam melakukan berbagai pekerjaan khususnya pada malam hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan desain dan pengujian, mulai dari pemilihan alat dan bahan sampai dengan pelaksanaan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan lampu emergency Joule Thief dapat beroperasi pada tegangan 0,8 VDC dengan arus 0,08 A dan dapat menyalakan LED 220 VAC. Pengujian pertama dilakukan pada LED 220 Vac 5watt dengan power supplay unit (PSU) sebagai pengganti daya baterai. Pengujian kedua dilakukan pada modul pengisi daya dengan indikator menyala merah saat mengisi daya dan biru saat penuh. Dari pengujian diketahui bahwa lampu darurat Joule Thief dapat bekerja dengan baik dan dapat digunakan sebagai lampu darurat pada saat aliran listrik dari PLN padam. Perangkat lampu emergency ini menggunakan lampu komersial sehingga dapat diganti secara mudah sesuai kebutuhan serta dapat di charger saat baterai dalam kondisi habis.