Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Bedah Sesar Husnawati - Husnawati
JURNAL FARMASI DAN MAKANAN Vol 5 No 2 (2022): Journal Of Pharmacy and Science
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jops.v5i2.2404

Abstract

Antibiotik profilaksis adalah antibiotik yang diberikan sebelum, saat dan hingga 24 jam pasca operasi pada kasus yang secara klinis tidak adanya tanda-tanda infeksi, namun pemberian antibiotik profilaksis bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi luka operasi, termasuk pada bedah sesar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis pada bedah sesar di RS PMC Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan data yang diperoleh dari rekam medik secara retrospektif, dengan tehnik purposive sampling terhadap 69 rekam medik yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik profilaksis pada bedah sesar 66,67 % rasional dan 33,33% tidak rasional. Rasionalitas yang diukur yaitu tepat indikasi (100%), tepat obat (100%), tepat pasien (100%), tepat regimen (tepat dosis (95,61%), tepat frekuensi (79,82%), tepat lama pemberian (100%), tepat cara pemberian (100%) yang diberikan secara intravena), dan waspada efek samping (100%)
Pola Penggunaan Obat Antipsikotik pada Pasien Skizofrenia di Puskesmas Rawat Jalan Alah Air Kabupaten Kepulauan Meranti Husnawati - Husnawati
JURNAL FARMASI DAN MAKANAN Vol 6 No 1 (2022): Journal of Pharmacy and Science
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jops.v6i1.2755

Abstract

Tingginya jumlah pasien skizofrenia di Puskesmas Alah Air perlu mendapatkan perhatian salah satunya tentang pola pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antipsikotik di Puskesmas Alah Air Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah data rekam medik pasien selama bulan Januari sampai Desember 2021 di Puskesmas Alah Air Kabupaten Kepulauan Meranti. Sampel penelitian berjumlah 81 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien skizofrenia berjenis kelamin laki-laki (74,1 %), dengan rentang usia dewasa awal (18 – 40) tahun yakni sebanyak 60,5 %. Berdasarkan obat antipsikotik yang paling banyak digunakan adalah golongan antipsikotik tipikal dengan obat halloperidol yakni sebanyak 71,6 %. Berdasarkan rute pemberian obat 100% diberikan secara oral. Berdasarkan nama generik dan nama dagang, obat digunakan yaitu generik sebanyak 100%. Berdasarkan terapi tunggal dan kombinasi hasil yang didapatkan terapi kombinasi yaitu 90,1 % dan kombinasi yang paling banyak adalah antipsikotik tipikal dengan tipikal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pola penggunaan obat antipsikotik adalah penggunaan antipsikotik tipikal gerik secara oral dalam bentuk kombinasi