Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengukuran Performansi Berdasarkan Mbcfpe Pada Kategori Proses Fokus Operasi Serta Kategori Hasil Item Proses dan Pembelajaran Siswa Di Perguruan Tinggi X Bandung WARDIANI, GINA RAHAYU; Taroepratjeka, Harsono; Arijanto, Sugih
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.072 KB)

Abstract

Perguruan tinggi X adalah suatu perguruan tinggi swasta di Bandung yang belum melakukan pengukuran kinerja secara menyeluruh dan terintegrasi, sehingga belum diketahui tingkat kinerjanya saat ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur bagian dari kinerja perguruan tinggi tersebut dengan menggunakan Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE), untuk menghasilkan dokumen aplikasi proses khususnya pada fokus operasi, proses dan pembelajaran siswa, untuk menemukan kekuatan (strength) dan peluang-peluang perbaikan (opportunity for improvement) berdasarkan hasil dari pengukuran kinerja.   Kata kunci: Pengukuran Kinerja, Malcolm Baldrige   Abstract   College X is a private university in Bandung, has never conducted an integrated and comprehensive measurement for its organizational performance, so it is not known the level of performance the college at the moment. This research is conducted to measure a part of the college organizational performance using Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE), to produce application document, especially in operation focus, student learning and process outcome, as well as to find its strength and opportunity for improvement based on the performance measurement.   Keywords: Performance Measurement, Malcolm Baldrige
Design of Halal Traceability System Model for Rectangular Veil Products at PT. X and PT. Y Wardiani, Gina Rahayu
Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Vol 6 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v6i02.826

Abstract

Based on the mandate of Law Number 33 of 2014 concerning guarantees for halal products, that all products circulating in the market including goods used or utilized by the public must be halal, one of which is textile and clothing products. Currently, not many textile and clothing products are halal-certified. Whereas textile and clothing products have great potential to develop their business in supporting the strengthening of the value chain in the halal industry. Halal traceability is one of the halal requirements that must be met in the manufacture of halal products, this is stated in the Halal Product Guarantee (JPH) HAS 23000. Halal traceability is also an important factor in maintaining halal integrity. There are various methods used in developing a halal traceability system. One of them is the IDEF0 method. The IDEF0 method can be used in determining plans to capture traceability information needed by internals. In addition, IDEF0's simple notation construction consisting of input, control, output, mechanism (ICOM) becomes the main strength as a communication tool that is easily understood by everyone. Therefore, this study develops a model of a halal traceability system based on critical activities that can change the halal status of a product with the IDEF0 method in the Small Medium Enterprises (SMEs) of Muslim women's clothing. Based on the results of the study, there are six critical activities that affect the halal status of products during the production process, namely, material purchasing activities, material receiving and storage activities, supply to production activities, production activities, finished product storage activities, and outgoing transportation activities.
PERANCANGAN MODEL INTEGRASI INDUSTRI HIJAU DAN SISTEM HALAL PADA IKM PAKAIAN: PENDEKATAN SOSIAL – TEKNIS BERBASIS SOFT SYSTEM METHODOLOGY Gina Rahayu Wardiani
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.5929

Abstract

Permintaan terhadap produk yang tidak hanya halal namun juga ramah lingkungan semakin meningkat, khususnya di kalangan konsumen Muslim Indonesia. Permintaan produk halal dan ramah lingkungan tidak terbatas hanya pada industri makanan, namun juga semakin melebar ke produk non-makanan seperti ke industri pakaian. Industri pakaian di Indonesia memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui kontribusi sektor industri kecil dan menengah (IKM). Di tengah meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga etis dan berkelanjutan, muncul kebutuhan untuk mengintegrasikan prinsip kehalalan dan keberlanjutan lingkungan (industri hijau) dalam rantai pasok industri pakaian. Namun, sebagian besar studi masih berfokus secara terpisah pada aspek halal di industri makanan atau aspek lingkungan di sektor manufaktur besar, sementara sinergi keduanya dalam konteks industri pakaian belum banyak dikaji. Penelitian ini menjadi relevan untuk menjawab tantangan kompleks yang dihadapi pelaku IKM, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pedoman integratif, serta tekanan regulatif dan pasar. Melalui pendekatan sistemik seperti Soft System Methodology (SSM), penelitian ini bertujuan untuk memahami permasalahan nyata, membangun model konseptual, dan merumuskan strategi implementasi integrasi halal dan industri hijau secara kontekstual di sektor pakaian. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan industri berkelanjutan dan sistem sertifikasi yang inklusif di Indonesia.