Perkembangan teknologi informasi telah menciptakan berbagai kesempatan di bidang keuangan, Seiring dengan tingginya tingkat persaingan tersebut, maka setiap perusahaan pembiayaan dituntut untuk dapat memperbaiki diri, menyesuaikan diri, dan menyempurnakan bidang usahanya supaya dapat memenangkan persaingan tersebut. Melihat peran informasi yang begitu tinggi bagi organisasi maka organisasi menjadi sangat tergantung kepada sistem informasi (SIA) dan mereka memperlakukan informasi-informasi sebagai sumber daya yang sangat berharga dalam menghadapi resiko sehingga turut menentukan dapat tidaknya suatu organisasi terus beroperasi. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 20 . Teknik sampling yang dipakai adalah dengan menggunakan metode kuesioner dan teknik pengujian data digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda, untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil pengujian secara parsial dibuktikan dengan perhitungan koefisien regresi untuk variabel Sistem Informasi Akuntansi (X) adalah sebesar 0,673 dan signifikan pada level 0,001. Karena 0,001 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya bahwa sistem informasi akuntansi (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Jadi, hipotesis menyatakan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sistem informasi akuntansi terhadap kinerja karyawan. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin baik sistem informasi disuatu organisasi atau perusahaan, maka semakin meningkat pula kinerja karyawan pada perusahaan tersebut bagitupun sebaliknya semakin rendah sistem informasi akuntansi maka semakin rendah juga kinerja karyawan pada perusahaan tersebut.