Rizky Mutia Annisa
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Budaya Organisasi Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru pada Madrasah Tsanawiyah Al-Washliyah Medan Krio Dinda Syafira; Rizky Mutia Annisa; Mai Syaroh; M. Hangga Reksa B.R Sirait; Bariqi Abhari Saragih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.159 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4417

Abstract

Budaya organisasi sekolah merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi sistem manajemen sekolah dalam upaya meningkatkan kinerja guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pembinaan disiplin, persepsi dan pemberian motivasi sebagai bagian dari budaya organisasi, perilaku dalam melaksanakan budaya sekolah, dan faktor-faktor penghambat yang muncul dalam upaya meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, para guru, dan pegawai administrasi sekolah. Lokasi penelitian adalah MTs. Al-WAshliyah Medan Krio. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pola pembinaan disiplin di MTs. Al-WAshliyah Medan Krio telah dijalankan sesuai dengan peraturan yang ada. Pembinaan disiplin dilakukan dengan pendekatan persuasif, lewat pengawasan, membimbing dan memberi pengarahan, dan pemberian sanksi sesuai tingkat pelanggaran. (2) Cara pemberian motivasi di MTs. Al-WAshliyah Medan Krio telah berjalan dengan efektif, namun tidak ada pemberian sertifikat, bonus, dan honor apabila para guru dan personil madrasah menjalankan tugas yang dibebankan dengan baik. (3) Hubungan perilaku antara personil madrasah dilaksanakan dalam bentuk interaksi formal dan informal, serta berjalan dengan kondusif. Hubungan kerja terjalin lewat budaya kerja sama, budaya transparansi, budaya kepedulian, budaya saling menghargai, dan kegiatan-kegiatan madrasah yang meningkatkan solidaritas para personil madrasah. (4) Hambatan yang ditemukan di MTs. Al-Washliyah dalam meningkatkan kinerja adalah budaya disiplin kerja yang belum maksimal diperlihatkan oleh para guru serta sarana prasarana yang masih belum memadai.