Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

SOSIALISASI LANGKAH CUCI TANGAN YANG BENAR GUNA MEWUJUDKAN SISWA SEHAT DI SDN LATUKAN KECAMATAN KARANGGENENG KABUPATEN LAMONGAN Aminur Rumaisyah; Riqqot Wasiilah Ishmat; muhamad ganda saputra
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v5i1.2254

Abstract

ABSTRACTWashing hands is a simple step that can be improve the level of health of oneself, family and community. World Health Organization (WHO) has provided rules regarding good and proper washing steps, whereby the Indonesian government is promoting its socialization especially in the school environment. Senior High School (SMA) Negeri 2 Sibolga is one of the randomly selected schools to carry out the right hand washing step socialization according to WHO. The level of student’s knowledge about the correct steps for washing hands has been shown increase after socialization. Keywords: Washing hands, Healthy, Socialization ABSTRAKCuci tangan adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk meningkatkan taraf kesehatan diri sendiri, keluarga dan masyarakat. World Health Organization (WHO) telah memberikan aturan mengenai langkah cuci tangan yang baik dan benar, dimana pemerintah Indonesia sedang menggalakkan sosialisasinya terutama di lingkungan sekolah. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Sibolga adalah salah satu sekolah yang dipilih secara acak untuk dilakukan sosialisasi langkah cuci tangan yang benar menurut WHO. Tingkat pengetahuan siswa mengenai langkah cuci tangan yang benar terbukti meningkat setelah dilakukan sosialisasi. Kata Kunci : Cuci tangan, Sehat, Sosialisasi.
Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dengan Metode HOT-Fit di RSU Muhammadiyah Babat Muhamad Ganda Saputra; Nihayatul Munaa; Yuni Anggraini; Faizatul Ummah; Nahardian Vica Rahmawati; Ari Kusdiyana; Nuryati Nuryati
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 4 No 4 (2023): September
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v4i4.4047

Abstract

This study aimed to know evaluation the implementation of the HMIS using the HOT-FIT method at Muhammadiyah General Hospital of Babat. This was a quantitative research with a cross sectional survey design. The sample was 59 respondents obtained by proportionate stratified random sampling. The independent variables were human, organization, and technology. The dependent variable was the net benefit from HMIS. The instrument was a closed questionnaire. The results showed that 42 respondents (71%) considered human variable good, 50 respondents (85%) considered organization variable good, 47 respondents (80%) consider technology variable goo, and 56 respondents (95%) stated that net benefit was good. The findings were analyzed by using multiple linear regression with the T and F tests (α = 0.05). The results of the T tests there is 1 variable that affects on net benefit, technology (p=002. Ehile 2 valiable which had an effect on net benefits, human (p=0.889), organization (p=0.126). In the results of the F tests s, it was found that there was a relationship between the independent variables simultaneously with the system benefits of p = 0.000. It is hoped that the results of this study can be further improve on the system, especially on technological factors that have a very large influence on system implementation as adding more sophisticated features and facilities in the implementing HIMS so that thr system cam run very well.
Implementation of Lean Healthcare for Reducing National Health Insurance Out Patient’s Waiting Time using Value Stream Mapping Method Nihayatul Muna, S.KM., MPH; Muhamad Ganda Saputra; Faizatul Ummah; Nahardian Vica Rahmawati; Ari Kusdiyana; Nuriyati Nuriyati
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.11.2.2023.143-154

Abstract

Waiting time is one of quality standard in health services. The waiting time for national health insurance outpatients in Sosodoro Djatikoesoemo Hospital in Bojonegoro obtained an average monthly achievement of around 59.79% less than the standard from ministry of health’s regulation (80%). This study aimed to reduce patient waiting time using value stream mapping analysis and purpose the future stream mapping. This was a quantitative descriptive study using a cross-sectional design using Value Stream Mapping analysis. The sample was obtained by purposive sampling of 90 outpatients under national health insurance in Sosodoro Djatikoesoemo Hospital in Bojonegoro. The data was collected by using the observation table. The results found that two waste were found during outpatient flow including waiting and extra processing. In addition, the analysis obtained a Value Added Ratio (VAR) of 23.61% indicating that the service was not efficient compared with the provisions of Process Cycle Efficiency (> 30%). The future Stream Mapping was proposed and indicated a decrease in waiting time which was originally 99.21 minutes to 58.16 minutes. The possible improvement is the development of an electronic patient eligibility certificate of national health insurance where this improvement is useful in reducing patient waiting time by 41.05 minutes or around 41.37%. The management can consider to develop an electronic patient eligibility certificate in order to make the service delivery in out patient more efficient.
MEMBANGUN KETERAMPILAN DIGITAL WOMENPRENEUR MELALUI SEKOLAH WIRAUSAHA NASYIATUL AISYIYAH Muhamad Ganda Saputra; Farokhah Muzayinatun Niswah; Elvina Assadam
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4204-4211

Abstract

Peran wanita dalam keluarga tentu sangat penting, selain sebagai istri dan ibu, juga tak sedikit yang berperan dalam membantu perekonomian keluarga. Adanya wanita karir dalam keluarga tentunya dapat membantu keuangan keluarga, terutama pada masa pandemi Covid-19 yang mayoritas keluarga mengalami penurunan finansial. Karir pilihan banyak perempuan, terutama seorang ibu adalah sebagai wirausaha. Banyak perempuan yang menjalankan usaha dari rumah, dari usaha sederhana di depan rumah sampai usaha dalam skala nasional. Era 4.0 yang menuntut semua go digital mendorong sektor usaha untuk tumbuh dan berkembang. Melalui digitalisasi, berbagai jenis usaha akan mampu menjangkau konsumen lebih besar dibandingkan dengan dilakukan secara offline. Namun, ternyata keterampilan dalam menggunakan media online tidak dimiliki oleh semua wirausaha, terutama wirausaha perempuan (womenpreneur). Terdapat kesenjangan digital antara perempuan dan laki-laki di Indonesia.Perlu adanya peningkatan keterampilan digital bagi para womenpreneur. Salah satu organisasi perempuan Muslim terbesar di Indonesia adalah Nasyiatul Aisyiyah, yang memiliki kontribusi besar dalam pemberdayaan perempuan Muslim di Indonesia. Melalui Sekolah Wirausaha Nasyiatul Aisyiyah, para womenpreneur akan mendapatkan pelatihan wirausaha dari para pakar untuk meningkatkan keterampilan digital, digital marketing, pencatatan keuangan, dan strategi meningkatkan usaha. Mitra sasaran dalam program ini adalah womenpreneur yang tergabung dalam anggota Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Sukodadi, Lamongan. Para anggota dilatih sehingga bisa menguasai teknik pemasaran secara online dan menguasai platform-platform yang bisa dilakukan untuk meningkatkan jaringan usaha yang mereka miliki. Hasil post-test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha pada para peserta pelatihan.
MEMBANGUN KETERAMPILAN DIGITAL WOMENPRENEUR MELALUI SEKOLAH WIRAUSAHA NASYIATUL AISYIYAH Muhamad Ganda Saputra; Farokhah Muzayinatun Niswah; Elvina Assadam
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4204-4211

Abstract

Peran wanita dalam keluarga tentu sangat penting, selain sebagai istri dan ibu, juga tak sedikit yang berperan dalam membantu perekonomian keluarga. Adanya wanita karir dalam keluarga tentunya dapat membantu keuangan keluarga, terutama pada masa pandemi Covid-19 yang mayoritas keluarga mengalami penurunan finansial. Karir pilihan banyak perempuan, terutama seorang ibu adalah sebagai wirausaha. Banyak perempuan yang menjalankan usaha dari rumah, dari usaha sederhana di depan rumah sampai usaha dalam skala nasional. Era 4.0 yang menuntut semua go digital mendorong sektor usaha untuk tumbuh dan berkembang. Melalui digitalisasi, berbagai jenis usaha akan mampu menjangkau konsumen lebih besar dibandingkan dengan dilakukan secara offline. Namun, ternyata keterampilan dalam menggunakan media online tidak dimiliki oleh semua wirausaha, terutama wirausaha perempuan (womenpreneur). Terdapat kesenjangan digital antara perempuan dan laki-laki di Indonesia.Perlu adanya peningkatan keterampilan digital bagi para womenpreneur. Salah satu organisasi perempuan Muslim terbesar di Indonesia adalah Nasyiatul Aisyiyah, yang memiliki kontribusi besar dalam pemberdayaan perempuan Muslim di Indonesia. Melalui Sekolah Wirausaha Nasyiatul Aisyiyah, para womenpreneur akan mendapatkan pelatihan wirausaha dari para pakar untuk meningkatkan keterampilan digital, digital marketing, pencatatan keuangan, dan strategi meningkatkan usaha. Mitra sasaran dalam program ini adalah womenpreneur yang tergabung dalam anggota Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Sukodadi, Lamongan. Para anggota dilatih sehingga bisa menguasai teknik pemasaran secara online dan menguasai platform-platform yang bisa dilakukan untuk meningkatkan jaringan usaha yang mereka miliki. Hasil post-test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha pada para peserta pelatihan.
Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Inovasi Lulur Kolagen dari Sisik Ikan Oreochromis niloticus dan Digitalisasi Pemasaran Produk di PKK Tlogoanyar Lamongan Muhamad Ganda saputra; Nahardian Vica R; Nuryati
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v9i1.4415

Abstract

The community service program aims to empower the women of the PKK group in Tlogoanyar Village, Lamongan Regency, through the utilization of Oreochromis niloticus fish scale waste into collagen-based body scrub products. The program focuses on three main aspects: production, business management, and digital marketing. The background problem identified includes the underutilization of fish waste with high collagen content, limited technical knowledge in hygienic production, lack of business management capability, and absence of product branding and digital marketing skills. Through this program, a comprehensive empowerment model was implemented combining training, technology adoption, and mentoring for sustainable women-led entrepreneurship. The applied methods consist of socialization, technical training on collagen extraction and formulation of natural scrub products, managerial workshops on micro-enterprise management, and digital marketing training for social media and marketplace engagement. The program also facilitated equipment provision and business legality registration (NIB, P-IRT). The outcomes include: the establishment of a community-based micro business group, production of collagen scrub products, standard operating procedures (SOPs) for production and sanitation, product branding and packaging designs, and the creation of online marketing channels (Shopee and Instagram). The economic impact is reflected in the increased household income of PKK members and reduced organic waste in the community. Socially, it strengthens women's participation and gender equality in local economic development. This initiative demonstrates how local resources and simple technology can be transformed into innovative products with economic and environmental value, supporting the Sustainable Development Goals (SDGs) 1, 5, 8, and 12 through inclusive and sustainable community empowerment.