Nanda Yansih Putri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU YANG MEMPUNYAI BALITA USIA 6 – 59 BULAN TENTANG PEMBERIAN VITAMIN A DIMASA PANDEMI COVID -19 WILAYAH KERJA PUSKESMAS BABADAN KABUPATEN INDRAMAYU Nanda Yansih Putri; Mayang Chyntaka
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 10 No 1 (2022): January-June 2022
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36973/jkih.v10i1.399

Abstract

Vitamin A is important for increasing the body's immunity, but in giving it, you must pay attention to the principle of physical distancing to prevent a wider spread. Vitamin A must be ensured to be given and consumed by toddlers 2 times a year in the month of vitamin A, namely February and August. This study uses a descriptive type with a cross-sectional design. The population in this study were all mothers who had toddlers aged 6 – 59 months in the working area of ​​the Babadan Health Center as many as 1477 people and the research sample as many as 94 people. The instrument in this study used a structured questionnaire that had been prepared. The results of the study presented distribution data in the form of a frequency table. In this study, most of the respondents 63.89% had a good knowledge category in giving vitamin A to toddlers and most of the respondents 89.4% had a supportive attitude category in giving vitamin A to toddlers. Hypothesis testing was obtained that there was a relationship between knowledge and attitudes of mothers of toddlers in giving vitamin A to toddlers. It is expected that health workers play an active role in the community, especially from community leaders to participate in providing information on vitamin A for toddlers which is given twice a year to reduce health problems in toddlers and be able to provide good immunity if given according to a predetermined schedule.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN REMAJA Ima Nurapriyanti; Dartiwen Dartiwen; Nanda Yansih Putri; Riska Nurhasanah
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v8i1.14938

Abstract

Kehamilan remaja merupakan kehamilan yang terjadi pada wanita yang berusia kurang dari 20 tahun. Kehamilan remaja merupakan isu kesehatan global karena berdampak pada kesehatan ibu dan bayi, social, ekonomi, pendidikan dan masa depan remaja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kehamilan remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 250 ibu hamil periode Januari – April di Wilayah Kerja Puskesmas Kandanghaur Kabupaten Indramayu dengan 80 sampel yang diambil secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, data di analisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan antara pendidikan (p-value = 0,032), pengetahuan (p-value = 0,000), peran teman sebaya (p-value = 0,000) dan sosial ekonomi (p-value = 0,010) dengan kejadian kehamilan remaja. Analisis regresi menunjukkan nilai koefisien B (1,079) dan OR (2,942) peran teman sebaya paling tinggi jika dibandingkan dengan variable lainnya, hal ini menunjukan bahwa peran teman sebaya merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap terjadinya kehamilan remaja. Perlu adanya program pendidikan sebaya dan pemberian edukasi mengenai reproduksi remaja, penguatan karakter, mental dan moral sebagai upaya mencegah terjadinya kehamilan remaja.