Jennifer Tjokro
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Current Use of Platelet Rich Fibrin in Sinus Floor Augmentation: a Literature Review Jennifer Tjokro; Mappangara S
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 8, Nomor 2, September 2021 (Special Edition)
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v8i2.863

Abstract

Introduction: Implant placement in posterior maxilla alveolar ridge might be challenging due to progressive ridge resorpsion and poor bone quality caused by intrasinus positive pressure, vascular interruption to bone plate, and absence of occlusal loads. Many attempts were made to develop convenient and predictable bone augmentation techniques in the area. Maxillary sinus floor elevation is the most predictable and frequently used method nowadays. The use of platelet-rich fibrin (PRF), which is an autologenous biomaterial, has various advantages in sinus floor augmentation. This article has purpose in review the literature on the current possibilities of PRF usage in sinus floor augmentation. Literature review: Maxillary sinus floor augmentation is done by lifting the Schneiderian membrane and inducing bone formation in the created space. There are two types of approaches; lateral and trans-alveolar approach. Schneiderian membrane perforation may cause complications in the augmentation procedure. PRF is made of fibrin matrix, containing high concentrations of platelets, growth factors, fibrin, and leukocytes, which promotes wound healing and natural bone regeneration. PRF can be used as a sole filling material, as an addition to graft materials, as a membrane to seal bone graft in lateral sinus augmentation approach, to protect sinus membrane, and to aid healing in membrane perforation. PRF acts as an optimized blood clot, providing stability and releasing growth factors in promoting bone formation. Conclusion: Within the limitations of this review, it is shown that PRF provides a safe, reliable, and easy method as a filling material, protective membrane, and in managing ruptured membrane.
Efek aplikasi karbamid peroksida 10% dan hidrogen peroksida 6% pada prosedur home bleaching terhadap kekerasan dan kekasaran email: Effect of 10% carbamide peroxide and 6% hydrogen peroxide application at home bleaching procedure against roughness and hardness of enamel Ayub Irmadani Anwar; Jennifer Tjokro
Makassar Dental Journal Vol. 7 No. 2 (2018): Vol 7 No 2 Agustus 2018
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.637 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v7i2.163

Abstract

Bleaching dapat menyebabkan demineralisasi gigi sehingga home bleaching diduga menyebabkan perubahan kekerasan dan kekasaran email yang selanjutnya menjadi masalah yang lebih serius. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh aplikasi karbamid peroksida 10% dan hidrogen peroksida 6% pada prosedur home bleaching terhadap kekasaran dan kekerasan email. Bahan home bleaching hidrogen peroksida 6% diaplikasikan selama 10 menit sehari dan karbamid peroksida 10% diaplikasikan selama 8 jam sehari pada gigi premolar atas (N=9) selama dua minggu. Setelah setiap perlakuan dibilas dengan air mengalir lalu direndam kembali dalam saliva artifisial. Sembilan premolar dalam kelompok kontrol dibiarkan terendam dalam saliva artifisial selama dua minggu. Pengukuran kekerasan dan kekasaran dilakukan sebelum perlakuan dan setelah dua minggu diberikan perlakuan. Pengukuran kekerasan dengan satuan Brinnell Hardness Number menggunakan alat Brinnell Hardness Tester, sedangkan kekasaran diukur dengan alat profilometer (µm). Peningkatan kekasaran gigi pada tiap kelompok tidak menunjukkan perbedaan yang disignifikan (p>0,05), juga perbedaan peningkatan kekasaran gigi antar kelompok perlakuan tidak menunjukkan hasil yang bermakna (p>0,05). Sedangkan penurunan kekerasan email pada tiap kelompok menunjukkan hasil yang signifikan (p<0,05), tetapi perbedaan penurunan kekerasan gigi antar kelompok hidrogen peroksida 6% dan karbamid peroksida 10% tidak bermakna (p>0,05). Disimpulkan bahwa ada pengaruh aplikasi karbamid peroksida 10% dan hidrogen peroksida 6% pada prosedur home bleaching terhadap penurunan kekerasan email, tetapi tidak ada peningkatan kekasaran email yang signifikan setelah aplikasi karbamid peroksida 10% dan hidrogen peroksida 6% pada prosedur home bleaching.