Covid-19 adalah penyakit yang tingkat penularannya cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan upaya perlindungan kesehatan masyarakat yang dilakukan secara komprehensif. Perlindungan kesehatan masyarakat bertujuan mencegah terjadinya penularan dalam skala luas. Di wilayah Kecamatan Bawen jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 secara kumulaif sejumlah 21 orang dengan 2 orang diantaranya meninggal dunia dan di wilayah Kelurahan Bawen terdapat 1 kasus suspek dan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 2 kasus, namun telah dinyatakan sembuh (Data kasus Covid-19 tanggal 10 Agustus 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan pencegahan covid-19 terhadap tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimental menggunakan desain pra-eksperimen One Group Pretest Posttest, dengan subjek penelitian ibu-ibu warga kelurahan Bawen sejumlah 17 responden. Pengumpulan data menggunakan data primer dan pengolahan data menggunakan uji wilcoxon. Skor hasil pre test dan post test didapatkan rata-rata pre test sebesar 8,24, sedangkan rata-rata post test sebesar 9,65, serta selisih rata-rata pre test dan post test sebesar 1,41. Kemudian dari hasil uji normalitas, data tidak terdistribusi normal (p value < 0,05). Dari uji wilcoxon, diketahui nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti Ho ditolak Ha diterima. Ada perbedaan skor pengetahuan dan sikap tentang pencegahan Covid-19 pada sebelum dan sesudah diberi penyuluhan.