Devi Ratna Sari
Universitas Malahayati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Terapi Nonfarmakologi Air Minum Beralkali PH 8 Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Kelurahan Waykandis Bandar Lampung Triyoso Triyoso; Devi Ratna Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.4946

Abstract

ABSTRAK  Secara global dan internasional penyakit yang tidak menular merupakan permasalahan yang cukup serius dalam kesehatan masyarakat. Diabetes merupakan suatu ancaman untuk peningkatan kesehatan di Indonesia, karena bisa menyebabkan beberapa komplikasi penyakit yaitu kaki diabetes (gangrene) yang telah diaputasi, gagal jantung, gagal ginjal, gagal jantung, stroke serta dapat menyebabkan kebutaan pada penderita. Di dunia Indonesia menduduki peringkat ketujuh tertinggi bagi prevelensi pasien diabetes mellitus. Negara Indonesia merupakan peringkat kedua setelah Sri Lanka dengan Persentase kematian tertinggi akibat diabetes mellitus. Prevalensi jumlah orang dengan angka kejadian diabetes di negara Indonesia meningkat yaitu pada tahun 2007 berjumlah 4,7%  dan pada tahun 2013 menjadi 5,9 %. Tujuan dari penyuluhan ini, peserta diharapkan mampu mengenal dan memahami penyakit Diabetes mellitus tipe II. Serta mampu mengatasi dan mengendalikan permasalah penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 dan pencegahannya yaitu dengan mengkonsumsi air alkali ph 8. Sebelum dilakukan kegiatan penyuluhan pengetahuan peserta tentang diabetes mellitus tipe II hanya sekitar 50% kemudian dilakukan penyuluhan singkat menggunakan lembar balik dan leaflet pengetahuan peserta tentang diabetes melitus  tipe II meningkat menjadi 75% pada masyarakat kelurahan waykandis Bandar Lampung. Kesimpulan terjadinya peningkatan pengetahuan setelah dilakukan kegiatan penyuluhan. Kata Kunci: Penyuluhan, Diabetes Mellitus Tipe 2, Air Minum Alkali PH 8 ABSTRACT Globally and internationally, non-communicable diseases are a serious problem in public health.  Diabetes is a threat to health improvement in Indonesia, because it can cause several complications, namely amputated diabetic foot (gangrene), heart failure, kidney failure, heart failure, stroke and can cause blindness in sufferers.  In the world, Indonesia ranks seventh highest for the prevalence of diabetes mellitus patients.  Indonesia is ranked second after Sri Lanka with the highest percentage of deaths due to diabetes mellitus.  The prevalence of the number of people with diabetes in Indonesia increased, namely in 2007 it was 4.7% and in 2013 it was 5.9%.  The purpose of this counseling, participants are expected to be able to recognize and understand type II Diabetes mellitus.  As well as being able to overcome and control the problem of Type 2 Diabetes Mellitus and its prevention by consuming alkaline water at pH 8. Prior to the outreach activities, participants’ knowledge about type II diabetes mellitus was only about 50%, then a brief counseling was conducted using flipcharts and leaflets of participants’ knowledge about diabetes mellitus.  Type II increased to 75% in the waykandis village community, Bandar Lampung. The conclusion is that there is an increase in knowledge after counseling activities are carried out. Keywords: Counseling, Type 2 Diabetes Mellitus, Alkaline Drinking Water pH 8
Progresive muscle relaxtion (PMR) untuk menurunkan gangguan pola tidur Devi Ratna Sari; Wahid Tri Wahyudi; Dessy Hermawan
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2023): October Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v2i2.378

Abstract

Background: Over a period of nearly 50 years (1971-2018), the percentage of Indonesia's elderly population has roughly doubled. In 2018, the percentage of elderly people reached 9.27 percent or around 24.49 million people (BPS, 2018). In 2019 there was an increase, namely the percentage of elderly people, namely to 9.6 percent (25 million), where there were around one percent more elderly women than elderly men (10.10 percent compared to 9.10 percent). Of all the elderly in Indonesia, the young elderly (60-69 years) far dominate with a magnitude of 63.82 percent, then followed by the middle elderly (70-79 years) and the old elderly (80+ years) with a magnitude of 27 each. 68 percent and 8.50 percent. Purpose: Providing gerontic nursing care with the main nursing problem of sleep pattern disturbances with Progressive Muscle Relaxtion (PMR) in Sukajaya Lempasing Village in 2023 Method: This type of research uses descriptive qualitative research, this research uses descriptive research methods in the form of case studies with the Nursing Care approach, which includes assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. Results: From the results of studies conducted on Mrs. E and Mrs. R, sleep pattern disorders were obtained. The data obtained by the patient named Mrs. R is female aged 65 and 70 years. Conclusion: The implementation study for 3 days obtained partially resolved results, which were characterized by an increase in elderly sleep duration. The results of the evaluation conducted for three days showed that all problems could be resolved.  Keywords: Elderly; Nursing Care; Progressive Muscle Relaxtion (PMR); Sleep Pattern Disturbance. Pendahuluan: Selama kurun waktu hampir 50 tahun (1971-2018), persentase penduduk lansia Indonesia meningkat sekitar dua kali lipat. Pada tahun 2018, persentase lansia mencapai 9,27 persen atau sekitar 24,49 juta orang (BPS, 2018). Pada Tahun 2019 terjadi peningkatan yakni persentase lansia yakni menjadi 9,6 persen (25 juta-an) di mana lansia perempuan sekitar satu persen lebih banyak dibandingkan lansia laki-laki (10,10 persen banding 9,10 persen). Dari seluruh lansia yang ada di Indonesia, lansia muda (60-69 tahun) jauh mendominasi dengan besaran yang mencapai 63,82 persen, selanjutnya diikuti oleh lansia madya (70-79 tahun) dan lansia tua (80+ tahun) dengan besaran masingmasing 27,68 persen dan 8,50 persen. Tujuan: Memberikan asuhan keperawatan gerontik dengan masalah keperawatan utama gangguan pola tidur dengan Progresive Muscle Relaxtion (PMR) di Desa Sukajaya Lempasing Tahun 2023 Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan Asuhan Keperawatan, yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Dari hasil pengkajian yang dilakukan pada Ny. E dan Ny. R didapatkan gangguan pola tidur. Data yang didapatkan pasien bernama Ny. R berjenis kelamin Perempuan berusia 65 dan 70 tahun. Simpulan: Kajian implementasi selama 3 hari didapat hasil sebagian masalah teratasi, yang ditandai dengan meningkatnya durasi tidur lansia. Hasil evaluasi yang dilakukan selama tiga hari menunjukkan semua masalah dapat teratasi.