Sri Wahyuni
Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes jayapura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Qualitative Description Study Of Midwife's Expectations In Care Of Hiv-Positive Mothers In Pregnancy, Partnership And Postborn Sri Wahyuni; Nur Fitriana Iriyani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i2.5632

Abstract

Latar belakang Jumlah Penderita HIV terus meningkat di setiap negara termasuk Indonesia. Provinsi Papua adalah  provinsi dengan jumlah temuan kasus HIV ketiga  di Indonesia. Dari bulan Januari- Juli 2020 dari Ruang VCT dan Klinik Kebidanan didapatkan 50 kasus Ibu hamil datang Ke RSUD Jayapura dengan HIV positif dalam masa kehamilan, persalinan, dan NifasTujuan Untuk mengetahui harapan bidan dalam merawat ibu dengan HIV Positif dalam masa kehamilan, persalinan, dan nifas di RSUD Jayapura.Metode deskriptif kualitatif  penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Partisipan sejumlah 12 bidan dan 3 pasien HIV positif yang dipilih dengan menggunakan Purposive Sampling dengan kriteria bidan tersebut bekerja minimal 1 tahun di RSUD Jayapura, bersedia menjadi partisipan dan memiliki pengalaman perawatan ibu dengan HIV baik pada masa kehamilan, persalinan, maupun nifas. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Analisa Data dengan Content Analysis.Hasil harapan Bidan dan pasien HIV dalam perawatan ibu dengan HIV positif adalah tidak ada lagi penularan HIV dari ibu ke bayi, semoga tidak ada luka infeksi post operasi SC pada ibu nifas dengan HIV, penyuluhan dari pihak puskesmas lebih banyak dan pro aktif untuk mencegah penularan HIV, terus ada update ilmu bagi bidan dalam penanganan HIV terbaru, adanya penambahan atau regenerasi konselor HIV di RSUD Jayapura, Stigma dan Diskriminasi Segera hilang, tidak ada yang menutup status dari petugas Kesehatan, suami, maupun keluarga.Kesimpulan: harapan bidan adalah supaya tidak ada lagi penularan HIV dari ibu ke bayi, adanya regenerasi konselor HIV di RSUD Jayapura, tidak ada lagi pasien yang menutup status dari petugas Kesehatan, dan penyuluhan dari puskesmas tentang pencegahan lebih banyak.Saran: Sebaiknya rutin diadakan regenerasi konselor HIV di rumah sakit dan diperbanyak progaram penyuluhan tentang pencegahan HIV oleh tim dari Dinas Kesehatan. Kata Kunci: bidan, harapan, perawatan HIV ABSTRACT Background and Objectives, the number of people with HIV continues to increase in every country including Indonesia. Papua province is the province with the third number of HIV cases in Indonesia. From January to July 2020 from VCT room and midwifery clinic, 50 cases of pregnant women came to Jayapura Hospital with HIV positive in pregnancy, childbirth, and Nifas. To find out the hopes of midwives in caring for mothers with HIV Positive in pregnancy, childbirth, and postpartum at Jayapura Hospital.Pupose  method is qualitative descriptive research. Participants of 12 midwives and 3 HIV positive patients were selected using Purposive Sampling with the criteria of the midwife working for at least 1 year in Jayapura Hospital, willing to be participants and have experience of maternal care with HIV both during pregnancy, childbirth, and postpartum. Data collection with in-depth interviews. Data Analysis with Content Analysis.Results of the study hope that midwives and HIV patients in the care of mothers with HIV positive is that there is no more mother-to-baby transmission of HIV, hopefully there are no postoperative SC infection wounds in mothers with HIV, counseling from the health center more and pro-active to prevent HIV transmission, there continues to be science updates for midwives in the latest HIV treatment,  The addition or regeneration of HIV counselors in Jayapura Hospital, Stigma and Discrimination Soon disappeared, no one closed the status of health workers, husbands, or families.Conclusion of the midwife's hope is that there will be no more mother-to-baby HIV transmission, the regeneration of HIV counselors in Jayapura Hospital, no more patients who close the status of health workers, and counseling from health centers about prevention more.Suggestion: It is better to regularly regenerate HIV counselors in hospitals and multiply the counseling program on HIV prevention by a team from the Health Service. Keywords: HIV treatment, hope, midwife. 
Pendampingan Asuhan Continuity of Care Berkaitan dengan Malaria dan Anemia dengan Mengaktifkan Pustu di Kelurahan Doyo Baru Kabupaten Jayapura Sri Wahyuni; Ruth Yogi; Eka Setyaning Suci; Farida Fransisca Sihotang; Roganda Simanjuntak
Indonesian Journal of Community Services Vol 4, No 1 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.4.1.11-21

Abstract

Angka Kesakitan Malaria (Annual Paracite Insidense (API)) Provinsi Papua pada tahun 2019 adalah 43,03 % merupakan tertinggi di Indonesia. Kasus Malaria pada ibu hamil tahun 2019 sejumlah 0,5 % dari keseluruhan penderita Malaria. Sedangkan prevalensi ibu hamil dengan Anemia sebesar 43 %. Kelurahan Doyo Baru Kabupaten Jayapura Provinsi Papua memiliki 1 angka kematian pada ibu hamil karena Malaria pada tahun 2020. Asuhan Continuity of Care pada kehamilan diharapkan dapat memantau dengan baik ibu hamil dengan Malaria dan Anemia sehingga tidak terjadi kematian pada ibu karena Malaria. Pemberian penyuluhan menggunakan buku saku dan leaflet tentang pencegahan Malaria dan Anemia pada kehamilan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Kegiatan telah dilaksanakan mulai bulan Mei hingga November 2021 dengan hasil kegiatan yaitu setelah dilakukan  pelatihan Asuhan Continuity of Care pada bidan dan analis kesehatan di kelurahan  Doyo Baru Wilayah kerja Puskesmas Waibu berhasil meningkatkan pengetahuan bidan dan analis Kesehatan tersebut, Penyuluhan tentang Malaria dan Anemia dengan menggunakan buku saku dan leaflet  telah berhasil meningkatkan pengetahuan para ibu hamil dan masyarakat, Kegiatan Pemantauan ibu hamil dengan asuhan Continuity of Care di kelurahan Doyo Baru pada ibu hamil terbukti menurunkan angka kematian ibu di Kelurahan tersebut menjadi 0. Kegiatan asuhan continuity of care telah menginisiasi para Balita yang sebelumnya tidak pernah diadakan posyandu di daerah tersebut menjadi bisa terkontrol dan bisa mendapatkan imunisasi.The Malaria Disease Rate (Annual Paracite Incidence (API)) of Papua Province in 2019 was 43.03%, the highest in Indonesia. Malaria cases in pregnant women in 2019 amounted to 0.5% of all Malaria sufferers. While the prevalence of pregnant women with Anemia is 43%. Doyo Baru Village, Jayapura Regency, Papua Province has 1 mortality rate in pregnant women due to Malaria in 2020. Continuity Of Care care in pregnancy is expected to be able to monitor pregnant women with Malaria and Anemia well so that there are no maternal deaths due to Malaria. The provision of counseling using pocket books and leaflets on the prevention of Malaria and Anemia in pregnancy is expected to increase knowledge. The implementation method consists of the stages of preparation, implementation, evaluation and reporting. The activity has been carried out from May to November 2021 with the results of the activity, namely after the Continuity of Care training was carried out for midwives and health analysts in the Doyo Baru village. Pockets and leaflets have succeeded in increasing the knowledge of pregnant women and the community. Monitoring activities for pregnant women with Continuity of Care care in the Doyo Baru village for pregnant women have been proven to reduce the maternal mortality rate in the village to 0. Continuity of care care activities have initiated toddlers who previously, Posyandu had never been held in the area so that it could be controlled and could get immunizations.