Retno Widawati
Midwifery Study Program, Faculty of Health Sciences, National University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Effectiveness Of Peppermint Aromatherapy And Lemon Aromaterapy To Reduce Nausea And Vomiting In Pregnant Women In Trimester I Yasmin Fauziah; Yenny Aulya; Retno Widawati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i2.5001

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi ibu hamil yang mengalami mual muntah (emesis gravidarum) adalah 70%-80%. Mual dan muntah (muntah) kebanyakan terjadi pada usia kehamilan sebelum 12 minggu dan keluhan terjadi pada pagi hari. Hal ini mengganggu aktivitas ibu hamil. Ada beberapa cara, salah satunya adalah aromaterapi.Tujuan: mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi peppermint dan lemon terhadap penurunan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di BPM Eem Markonah Kabupaten Bandung Tahun 2021.Metode: Peneliti menggunakan desain eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Sampel dalam penelitian terdiri dari 30 ibu hamil yang diberikan terdiri dari 15 ibu hamil kelompok intervensi yang diberi aromaterapi peppermint dan 15 ibu hamil kelompok kontrol yang diberi aromaterapi lemon. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Aromaterapi diberikan secara inhalasi selama 10 menit sebanyak 2 tetes, digunakan setiap pagi sekali, selama 7 hari. Instrumen penelitian berupa lembar observasi frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah diberikan intervensi dan dijumlahkan skornya menggunakan sistem PUQE-24 yang diukur frekuensi mual muntahnya selama 24 jam. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi. Analisis yang digunakan adalah uji t berpasangan untuk menguji kelompok dan uji t independen untuk uji antar kelompok.Hasil: Pada kelompok intervensi aromaterapi peppermint, skor frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah intervensi adalah 6,87 dan 3,87 dengan uji t berpasangan < 0,05. Pada kelompok pembanding aromaterapi lemon, skor frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah intervensi adalah 7,33 dan 4,67 dengan uji t berpasangan < 0,05. Hasil uji independent t-test antara kelompok peppermint dan kelompok lemon p value < 0,05, sehingga tidak ada perbedaan antara kelompok peppermint dan kelompok lemon dalam menurunkan frekuensi mual muntah.Kesimpulan: Aromaterapi peppermint dan aromaterapi Lemon berpengaruh dalam menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I.Saran; Aromaterapi peppermint dan lemon dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bagi ibu hamil untuk mengurangi mual dan muntah. Kata kunci: Aromaterapi Lemon, Mual Muntah, Peppermint. ABSTRACT Background: Prevalencepregnant women who experience nausea and vomiting (emesis gravidarum) as much as 70% -80%, nausea (nausea) and vomiting (vomiting) often occur at gestational age before 12 weeks and complaints occur in the morning. This interferes with the activities of pregnant women. There are several ways, one of which is aromatherapy.Objective:Knowing the effect of giving peppermint and lemon aromatherapy to reduce the frequency of nausea and vomiting in first trimester pregnant women at BPM Eem Markonah, Bandung district in 2021.Methodology:The researcher used a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. The sample in the study consisted of 30 pregnant women consisting of 15 pregnant women in the intervention group who were given peppermint aromatherapy and 15 pregnant women in the control group who were given lemon aromatherapy. The sampling technique used was purposive sampling. Aromatherapy is given by inhalation for 10 minutes as much as 2 drops, used once every morning, for 7 days. The research instrument was an observation sheet on the frequency of nausea and vomiting before and after the intervention was given and the scores were added up using the PUQE-24 system which measures the frequency of nausea and vomiting for 24 hours. Measurements were taken before and after giving aromatherapy.Result:In the peppermint aromatherapy intervention group, the frequency scores of nausea and vomiting before and after the intervention were 6.87 and 3.87 with paired t-test <0.05. In the comparison group of lemon aromatherapy, the frequency scores of nausea and vomiting before and after the intervention were 7.33 and 4.67 with paired t-test <0.05. The results of independent t-test between the peppermint group and the lemon group p value <0.05, so there is no difference between the peppermint group and the lemon group in reducing the frequency of nausea and vomiting.Conclusion:Peppermint and lemon aromatherapy can reduce the frequency of nausea and vomiting in first trimester pregnant women.Suggestion:Peppermint and lemon aromatherapy can be suggested by midwives to reduce the frequency of nausea and vomiting in first trimester pregnant women. Keywords :lemon aromatherapy, nausea and vomiting, peppermint