Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja itu sendiri adalah budaya organisasi/budaya perusahaan. Seorang karyawan akan merasa nyaman bekerja apabila nilai-nilai yang mereka anut sesuai dengan nilai-nilai yang diterapkan oleh perusahaanya. Berdasarkan hasil penelitian yang kami amati dikantor pos masih banyak dibudaya perusahaanya para karyawan belum menaati jam kerja dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan terget, kepuasan karyawan belum memadai, dan kinerja karyawan belum optimal terlaksana. melaksanakan penelitian sampel pada sebuah perusahaan Kantor Pos Regional 1 Medan 20004,dan Uji Valid dikantor Pos Binjai 20700 sebagai tempat penelitian dikarenakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa (pengiriman barang) tersebut memiliki dampak budaya organisasi yang begitu besar terhadap suksesnya perusahaan serta pentingnya pemeliharaan kepuasaan kerja terhadap kinerja karyawan. table V diketahui VIF Variabel harga (XI)dan variable kulitas produk(X2) adalah 1.148 < 10 dan nilai tolerance value 0,871 > 0,1 maka data tersebut tidak terjadi multikolinieritas. Berdasarkan table dapat dilihat nilai konstanta (nilai a) sebesar 16.089 dan untuk Budaya perusahaan (nilai b1) 0,269 sementara kepuasan kerja (nilai b2) -0,051. Berdasarkan tabel diatas diketahui nilai koefisien determinasi atau R Square adalah sebesar 0,098.nilai R square 0,097 ini berasal dari pengkuadratan nilai koefisien korelasi R yaitu 0,313 x 0,313 = 0,097.besarnya angka koefisien determinasi (R square) adalah 0,097 atau sama dengan 09,7%.angka tersebut mengandung arti bahwa variabel budaya perusahaan (X1) dan Variabel Kepuasan kerja (X2) secara simultan bersama-sama berpengaruh terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y) sebesar 09,7%.sedangkan sisany (100%-0,97% = 99,0%) dipengaruhi oleh variabel lain diluar persamaan regresi ini atau variabel yang tidak diteliti. Diketahui nilai T hitung 2.458 > T tabel 2,002.dari hasil ini dapat disimpulkan bahawa budaya perusahaan dapat berpengaruh bagi kinerja karyawan dikantor pos regional 1 medan 20004.selain itu dari hasil analisis linear berganda memiliki hasil dengan nilai koefisien regresi variabel motivasi menunjukkan bahwa pengaruh antara budaya perusahaan terhadap kinerja ada positif Diketahui nilai T hitung -500 < T tabel 2,002.disimpulkan bahawa Kepuasan kerja tidak dapat berpengaruh bagi kinerja karyawan Pt Pos Regional 1 Medan 20004. Dari hasil ini bahwa dikatakan tidak selamanya kepuasan itu tidak berpengaruh terhadap kinerja begitu pun sebaliknya. Menurut Wexley dan Yukl (2005:130) menyatakan bahwa “ kepuasan atau ketidakpuasan dengan sejumlah aspek pekerjaan tergantung selisih antara apa yang telah didapat dengan apa yang diinginkan”. Seseorang akan merasa tidak terpuaskan jika terdapat selisih antara sesuatu yang diinginkan dengan kondisi sebenarnya. Semakin banyak hal yang diinginkan seseorang yang tidak tercapai, maka semakin besar tingkat ketidakpuasannya