This Author published in this journals
All Journal SCIENTIA JOURNAL
Susilawati
Akbid Budi Mulia Jambi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pencapaian Perkembangan Anak Di Taman Kanak-Kanak Tahun 2020 Susilawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan anak adalah integrasi dari perkembangan enam aspek nilai agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, dan sosial-emosional, serta seni. Setiap anak terlahir memiliki bakatnya masing-masing. Peran orangtua sangat dibutuhkan dalam mendorong potensi anak berbakat, terlebih lagi apabila anak memiliki bakat yang unik sehingga anak membutuhkan penanganan yang khusus dalam merawat, mendidik, dan memberikan pengarahan agar bakatnya dapat berkembang secara optimal. Penelitian ini di latar belakangi oleh pola pengasuhan orangtua di Taman Kanak-kanak Islam Al-Hananni. Karakteristik antara seorang ayah dan ibu dalam pola pengasuhan anak menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan anak. Pola asuh orangtua terhadap anak dalam belajar memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap keberhasilan anak dalam belajar. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk melihat hubungan pola asuh orangtua terhadap pencapaian perkembangan anak di Taman Kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif korelasional. Adapun waktu pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2020. Populasinya adalah seluruh orang tua anak di Taman Kanak-kanak Islam Al-Hananni Kota Jambi. Uji statistik yang digunakan untuk melihat hubungan antara kedua variabel didalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji Korelasi yaitu membandingkan nilai signifikansi dengan nilai probabilitas 0,05 Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan pola asuh orang tua otoriter dengan pencapaian perkembangan anak (0,000), terdapat hubungan pola asuh orang tua demokratis dengan pencapaian perkembangan anak (0,000) dan tidak terdapat hubungan pola asuh orang tua permisif dengan pencapaian perkembangan anak (0,439). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola asuh otoriter memiliki korelasi sempurna (pearson correlation 1), pola asuh demokratis memiliki korelasi kuat (pearson correlation 0,756) dan pola asuh permisif tidak ada korelasi (pearson correlation 0,147).
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Menstruasi Tahun 2021 Susilawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menstruasi merupakan perdarahan yang teratur dari utertus sebagai tanda bahwa organ kandungan telah berfungsi matang. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk melihat Gambaran Pengetahuan Remaja Putri tentang Menstruasi. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dimana peneliti menguraikan atau memberi gambaran atau mendeskripsikan tentang suatu keadaan secara objektif mengenai pengetahuan remaja putri tentang menstruasi. Adapun waktu pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2021. Populasi penelitian adalah remaja putri yang sudah mengalami menstruasi yaitu 30 orang. Pengolahan data dilakukan secara manual dengan menggunakan Microsoft Excel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus distribusi frekuensi yaitu P= f/n x 100%. Penyajian data dengan cara mengumpulkan seluruh data yang selanjutnya disusun dan disajikan dalam bentuk tabel secara deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuann baik tentang pengertian menstruasi yaitu sebanyak 25 responden (83,33%) dan sebanyak 5 responden (16,67%) memiliki pengetahuann kurang baik tentang pengertian menstruasi, sebanyak 22 responden (73,33%) memiliki pengetahuann baik tentang siklus menstruasi dan sebanyak 8 responden (26,67%) memiliki pengetahuann kurang baik tentang siklus menstruasi, sebanyak 20 responden (66,67%) memiliki pengetahuann baik tentang pengetahuan gangguan menstruasi dan sebanyak 10 responden (33,33%) memiliki pengetahuann kurang baik tentang pengetahuan gangguan menstruasi
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BAYI USIA 0–6 BULAN DI PUSKESMAS KENALI BESAR KOTA JAMBI Susilawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) pada tahun 2010 mendorong para wanita untuk menyusui bayi mereka secara ekslusif selama 6 bulan dan melanjutkan menyusui hingga setidaknya 2 tahun untuk mendapatkan keuntungan dari kemampuan ASI dalam memberikan nutrisi terbaik dan melindunginya dari infeksi. Penelitian ini di latar belakangi oleh karena maraknya makanan-makanan tiruan untuk bayi yang diramu menggunakan teknologi masa kini, yang ternyata tidak mampu menandingi keunggulan ASI. Sebab ASI mempunyai nilai gizi paling tinggi dibandingkan dengan makanan bayi yang dibuat oleh manusia ataupun susu yang berasal dari hewan, seperti susu sapi, susu kerbau atau susu kambing. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk melihat hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi Bayi Usia 0–6 Bulan Di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Adapun waktu pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2019. Populasinya adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi 0 – 6 bulan di Puskesmas Kenali Besar berjumlah 338 responden. Sampel diambil dari sebagian jumlah populas yaitu 75 responden. Uji statistik yang digunakan untuk melihat hubungan antara kedua variabel didalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji Korelasi (Uji Chi Square) yaitu membandingkan nilai signifikansi dengan nilai probabilitas 0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Status Gizi Bayi Usia 0–6 Bulan Di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dari 75 responden ibu menyusui sebanyak 38 orang (50,7%) tidak memberikan ASI Eksklusif dan sebanyak 37 orang (49,3%) yang memberikan ASI Eksklusif. Dari 75 responden ibu menyusui yang memiliki bayi dengan status gizi kurang sebanyak 39 orang (52%) dan bayi dengan status gizi baik sebanyak 36 orang (48%). Terdapat hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan status gizi bayi usia 0 – 6 bulan di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi dengan nilai signifikansi 0,000 (sig<0,05).