This Author published in this journals
All Journal Surya Abdimas
Agus Husein As Sabiq
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, Purwokerto, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Menghidupkan Arab Jawi Sebagai Budaya Islam di Kawasan Melayu Raya Melalui Kegiatan Seminar International Siti Sarah; Mohamad Sobirin; Abdal Chakil Harimi; Agus Husein As Sabiq
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1758

Abstract

Arab Jawi-Arab Pegon merupakan salah satu ragam kebudayaan Islam yang khas di kawasan Melayu Raya. Seiring perkembangan zaman, aksara Arab Jawi-Pegon mengalami keterpinggiran tergantikan penggunaan aksara latin. UIN Profesor K. H. Saifuddin Zuhri seagai perguruan tinggi islam berbasis pesantren berupaya menghidupkan kembali aksara jawi dengan mengadakan Seminar Internasional Melayu raya seri-1. Kegiatan bertujuan: (1) mendiskusikan perkembangan aksara Arab Jawi-Pegon di wilayah Melayu Raya, (2) merumuskan strategi nguri-nguri aksara Arab Jawi-Pegon di wilayah Melayu Raya melalui sinegisasi dunia akademik perguruan tinggi dengan pesantren, (3) memproyeksikan proses internalisasi aksara Arab Jawi-Pegon ke dalam dunia akademik perguruan tinggi di wilayah Melayu Raya. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, evaluasi. Mitra kegiatan adalah santri dari beberapa pesantrenndi Jawa Tengah. Hasil kegiatan adalah terlaksananya: (1) diskusi terkait perkembangan aksara Arab Jawi-Pegon di wilayah Melayu Raya, (2) perumusan strategi nguri-nguri aksara Arab Jawi-Pegon di wilayah Melayu Raya melalui sinegisasi dunia akademik perguruan tinggi dengan dunia akademik pesantren, (3) kegiatan proyeksi proses internalisasi aksara Arab Jawi-Pegon ke dalam dunia akademik perguruan tinggi di wilayah Melayu Raya melalui pemaparan materi dan diskusi dari kalangan akadmeik maupun pesantren. Tindaklanjut kegiatan yaitu berdirinya Pusat Studi Melayu Raya dengan mitra sebagai salah satu pihak yang ikut berkontribusi di dalamnya.