Arif Bulqini
Program Doktor IKOR Pascasarjana, Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nutrisi untuk Peak Performance bagi Atlet Profesional Sebelum, Selama dan Setelah Kompetisi Arif Bulqini; Soetanto Hartono; Endang Sri Wahyuni
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 8 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.216 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6785881

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nutrisi untuk peakperformance bagi atlet profesional sebelum, selama, dan setelah kompetisi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan tahapan; (1) kompilasi artikel, (2) reduksi data, (3) analisis data, (4) penyajian data, dan (5) penarikan kesimpulan. Peneliti melakukan kompilasi artikel dari jurnal nasional maupun internasional sebanyak 10 artikel. Selanjutnya melakukan reduksi dan analisis data dari 5 artikel terpilih berdasarkan kriteria PICOT (Population, Intervention, Comparison, Outcome, Time). Analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengaturan nutrisi untuk atlet dapat dibagi menjadi strategi nutrisi sebelum, selama dan setelah latihan. Strategi dalam nutrisi terutama berfokus pada peningkatan simpanan glikogen otot sebelum berolahraga. Makanan pra-pertandingan tiga hingga empat jam sebelum pelaksanaan kompetisi memungkinkan pencernaan dan suplai energi yang optimal. Pemenuhan nutrisi saat event, jenis dan takaran saji makanan diatur agar sesuai dengan kebutuhan tubuh saat bertanding. Nutrisi pemulihan untuk mempercepat homeostasis tubuh dari sesi tertentu bergantung pada pemulihan simpanan glikogen otot dan hati penggantian cairan dan elektrolit yang hilang karena keringat, sintesis protein untuk perbaikan sel rusak dan adaptasi tubuh terhadap lingkungan.