Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa jika ditinjau dari motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah peneletian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneletian dilaksanakan pada kelas X-2 SMK S Bina Cendekia Lewiang Kabupaten Bogor dengan subjek sebanyak 40 siswa. Penelitian diawali dengan memberikan angket untuk mengukur motivasi belajar siswa dengan kriteria tinggi, sedang, dan rendah. Setelah mengetahui tingkat motivasi belajar siswa dilakukan proposive sempling. teknik proposive sempling adalah teknik pengambilan data dengan cara memperhatikan pertimbangan pertimbangan tertentu (Wahyuni, Haryo, 2018). Proposive sempling yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan memberikan tes penalaran matematis siswa dan juga wawancara kepada siswa yang mempunyai kriteria belajar dengan motivasi tinggi, siswa yang mempunyai kriteria belajar dengan motivasi sedang, serta siswa yang mempunyai kriteria belajar dengan motivasi rendah. Hasil penelitian dari 40 siswa kelas X-2 SMK S Bina Cendekia Lewiang Kabupaten Bogor dari aspek motivasi belajarnya adalah frekuensi paling banyak yaitu siswa dengan motivasi belajar sedang, yaitu sebanyak 27 siswa. Siswa dengan motivasi belajar tinggi sebanyak delapan siswa dan siswa dengan motivasi belajar rendah dengan frekuensi paling kecil yaitu sebanyak lima siswa. Sedangkan hasil penalaran matematis siswa akan dibahas secara mendetail di bagian hasil dan pembahasan berdasarkan siswa yang mempunyai kriteria belajar dengan motivasi tinggi, siswa yang mempunyai kriteria belajar dengan motivasi sedang, serta siswa yang mempunyai kriteria belajar dengan motivasi rendah.