Aisijah Hartati
SMP Negeri 26 Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN HUBUNGAN SOSIAL ANTAR TEMAN SEBAYA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DI SMP NEGERI 26 SURABAYA Aisijah Hartati
PSIKOLOGI KONSELING Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v20i1.36236

Abstract

SMP Negeri 26 Surabaya students look some students can establish social relationships well and there are students who are not able to establish good social relationships, so it is necessary to have group dynamics that are deliberately developed because group dynamics are interpersonal relationships characterized by a spirit of cooperation between group members. , share knowledge, experience and achieve group goals, so that through group dynamics the ability to communicate and socialize with peers can be improved. With this type of experimental research on class VIII students of SMP Negeri 26 Surabaya, with a study group of 10 classes, each class has 38 students, so the population of class VIII is 380 students. The samples taken in this study were 38 students. The results showed that the level of social relations between students' peers before receiving group guidance services (treatment) was in the high or good category; as well as the level of social relations between students' peers after receiving group guidance services classified in the very high or very good category.
ANALISIS UPAYA PENINGKATAN HUBUNGAN SOSIAL ANTAR TEMAN SEBAYA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DI SMPN 26 SURABAYA Aisijah Hartati
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Mei 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n1.p16-20

Abstract

Remaja sangat ingin diterima dan dipandang sebagai anggota kelompok teman sebaya, baik di sekolah maupun di luar sekolah, oleh karenanya mereka cenderung bertingkah laku seperti kelompok teman sebayanya. Berdasarkan kenyataan di lapangan yang diperoleh dari hasil wawancara dengan guru pembimbing dan observasi awal dapat diperoleh informasi bahwa di SMP Negeri 26 Surabaya terdapat siswa-siswa yang dapat menjalin hubungan sosial dengan baik dan ada siswa yang kurang dapat menjalin hubungan sosial dengan baik. Penelitian ini termasuk penelitian dengan desain pre-eksperiment yaitu penelitian ini belum memenuhi persyaratan seperti cara eksperimen yang dikatakan ilmiah mengikuti peraturan-peraturan tertentu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 26 Surabaya dan dengan teknik sampel purposive diambil 38 siswa yaitu kelas VIII A SMP Negeri 26 Surabaya yang memiliki kemampuan hubungan sosial rendah namun hal ini tidak menjadi suatu permasalahan yang fatal sehingga dapat ditangani menggunakan layanan bimbingan kelompok. Tingkat hubungan sosial antar teman sebaya siswa sebelum mendapatkan layanan bimbingan kelompok (treatment) tergolong dalam kategori tinggi atau baik. Tingkat hubungan sosial antar teman sebaya siswa setelah mendapat layanan bimbingan kelompok tergolong dalam kategori sangat tinggi atau sangat baik. Berdasarkan uji wilcoxon bahwa kondisi apost test terdapat peningkatan hubungan sosial antar teman sebaya setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Sehingga hubungan sosial antar teman sebaya dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok