Eunike Adonia Laga
Poltekkes Kemenkes Jayapura

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria Di Wilayah Kerja Dinkes Kabupaten Merauke Eunike Adonia Laga; Desty Wehelmina Alfons
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 4 No 02 (2022): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v4i02.4464

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Dinkes Kabupaten Merauke.Desain studi yang digunakan adalah cross sectional dengan populasi penelitian adalah seluruh warga di wilayah kerja Dikes Kabupaten Merauke. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sebanyak 50 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ialah lembar kuesioner dengan analisis hubungan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian Sebanyak 37 orang dari 50 sampel diketahui menderita Malaria. Variabel kodisi rumah yang terbuka (p. Value = 0,000), pengetahuan tentang defenisi yang sebenarnya terhadap penyakit malaria (p. Value = 0,000) dan pendapatan (p.Value = 0,05) adalah variabel yang berhubungan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Dinkes Kabupaten Merauke bila di analisis secara bivariat serta variabel riwayat malaria (p.Value = 0,526), kebiasaan melindungi diri (p.Value = 0,093 tidak berhubungan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Dinkes Kabupaten Merauke. Adapun hasil penelitian adalah faktor yang berhubungan dengan kejadian Malaria di wilayah kerja Dinkes Kabupaten Merauke adalah faktor demografi individu (pengetahuan), faktor lingkungan (kondisi rumah terbuka).
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria Di Wilayah Kerja Dinkes Kabupaten Merauke Eunike Adonia Laga; Desty Wehelmina Alfons
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 4 No 02 (2022): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v4i02.4464

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Dinkes Kabupaten Merauke.Desain studi yang digunakan adalah cross sectional dengan populasi penelitian adalah seluruh warga di wilayah kerja Dikes Kabupaten Merauke. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sebanyak 50 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ialah lembar kuesioner dengan analisis hubungan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian Sebanyak 37 orang dari 50 sampel diketahui menderita Malaria. Variabel kodisi rumah yang terbuka (p. Value = 0,000), pengetahuan tentang defenisi yang sebenarnya terhadap penyakit malaria (p. Value = 0,000) dan pendapatan (p.Value = 0,05) adalah variabel yang berhubungan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Dinkes Kabupaten Merauke bila di analisis secara bivariat serta variabel riwayat malaria (p.Value = 0,526), kebiasaan melindungi diri (p.Value = 0,093 tidak berhubungan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Dinkes Kabupaten Merauke. Adapun hasil penelitian adalah faktor yang berhubungan dengan kejadian Malaria di wilayah kerja Dinkes Kabupaten Merauke adalah faktor demografi individu (pengetahuan), faktor lingkungan (kondisi rumah terbuka).
Analisis Kejadian Berulang TB Paru di Kabupaten Merauke, Papua Selatan Eunike Adonia Laga; Theresia Febriana Christi Tyas Utami; Dhorkas Dhonna Ruth Marpaung
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54028

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang mendesak di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Merauke yang mencatat prevalensi tinggi. Kejadian berulang TB Paru di wilayah ini diduga kuat berkaitan erat dengan aspek sosial dan budaya setempat yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh pengobatan tradisional, stigma sosial, dan budaya kumpul keluarga terhadap kejadian berulang TB Paru di Kabupaten Merauke. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study, penelitian ini melibatkan 94 responden penderita TB Paru. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik untuk melihat pengaruh simultan (Uji F) dan parsial (Uji T). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel pengobatan tradisional, stigma sosial, dan budaya kumpul keluarga berpengaruh signifikan terhadap kejadian TB (Sig 0,000). Secara parsial, pengobatan tradisional (p=0,012) dan kebiasaan kumpul keluarga (p=0,000) teridentifikasi sebagai determinan dominan yang meningkatkan risiko kejadian berulang. Sementara itu, stigma sosial ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan (p=0,783). Kesimpulannya, faktor kebiasaan dan budaya masyarakat menjadi pemicu utama masalah ini. Disarankan agar program pengendalian TB di Merauke mengadopsi pendekatan sensitif budaya untuk meminimalkan risiko penularan akibat interaksi sosial yang intens serta menyelaraskan persepsi pengobatan masyarakat.