p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Basataka (JBT)
Herlina Herlina
Universitas Sumatra Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RITUAL MANGALAP TONDI PADA ETNIK BATAK TOBA KAJIAN SEMIOTIKA BUDAYA Desima Natalia Silaban; Herlina Herlina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 5 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.234 KB) | DOI: 10.36277/basataka.v5i1.151

Abstract

Penelitian ini berjudul Ritual Mangalap Tondi Pada Etnik Batak Toba Kajian Semiotika Budaya. Mangalap tondi adalah suatu bentuk upacara penjemputan roh dari seseorang yang telah pergi tidak pernah pulang-pulang ke rumahnya/ke badannya dan tidak tahu keberadaannya sama sekali. Semiotika budaya adalah suatu kajian semiotika yang mengkaji tentang fenomena budaya sebagai suatu tanda yang memiliki makna. Adapun tujuan dari karya ilmiah ini adalah untuk mendeskripsikan proses-proses yang dilakukan dalam ritual mangalap tondi, mendeskripsikan simbol-simbol yang digunakan dalam ritual mangalap tondi, mendeskripsikan fungsi dari setiap simbol yang digunakan dalam ritual mangalap tondi dan makna dari setiap simbol yang terdapat dalam ritual mangalap tondi. Teori yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah teori simbol Charles Sanders Pierce, teori fungsional kebudayaan Bronislaw Malinowski dan teori makna Jalaluddin. Dalam karya ilmiah ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil yang diperoleh dalam karya ilmiah ini yaitu terdapat sembilan proses tahapan mangalap tondi, tujuh simbol yang digunakan dalam ritual mangalap tondi, sembilan fungsi simbol yang digunakan dalam ritual mangalam tondi, dan dua puluh tiga makna yang terdapat dalam simbol yang digunakan dalam ritual mangalap tondi.
SISTEM SAPAAN DALAM BAHASA KARO: KAJIAN SOSIOLINGUSTIK Rima Teresia br Purba; Herlina Herlina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 5 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.907 KB) | DOI: 10.36277/basataka.v5i1.153

Abstract

Penelitian ini bejudul Sistem Sapaan dalam Bahasa Karo: Kajian Sosiolingustik. Metode pengumpulan data yang digunakan ada 3 (tiga) yaitu metode observasi, metode wawancara dan metode analisis dan metode kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskritif. Lokasi pengambilan data untuk peneitian ini terletak di desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Bentuk Sapaan dalam Bahasa Karo dan Fungsi sapaan dalam bahasa Karo. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiolinguistik oleh Abdul Cher. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini ada 5 bentuk sapaan dalam bahasa Karo (1) bentuk sapaan dalam hubungan kerabat. (2) bentuk sapaan kepada orang yang lebih tua di luar hubungan kerabat. (3) bentuk sapaan kepada sebaya diluar hubungan kerabat. (4) bentuk sapaan kepada orang yang lebih muda. (5) bentuk sapaan kata ganti. Fungsi sapaan dalam bahasa Karo ada 6 yaitu : (1) fungsi perhatian lawan bicara, (2) fungsi berbahsa santun (3) fungsi mempertegas lawan bicara (4) fungsi menambah keakraban, (5) fungsi mempertegas identitas, (6) mengontrrol intraksi sosial.