salwa nuhaula
sasha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Komunikasi Antarbudaya Dalam Penyelesaian Konflik Rumah Tangga Pada Pasangan Kawin Campur Indonesia – Turki Di Istanbul salwa nuhaula; Salwa Nuhaula
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10 No 1 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 1 Juli 2022
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.10.2.2022

Abstract

ABSTRAK Perkawinan campuran yang terjadi di antara individu yang memiliki latar belakang etnis yang berbeda, membuat individu memiliki dinamika unik dan tantangan yang akan dijalani. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan motif, pengalaman, makna atau komunikasi antar budaya yang dilakukan oleh pasangan kawin campur Indonesia-Turki yang tinggal di Istanbul. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode fenomenologi yang digunakan untuk mengkaji, menggali dan mengungkap kesamaan makna dari sebuah konsep atau fenomena yang menjadi pengalaman hidup sekelompok individu yang mengalaminya secara langsung. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara. Subjek pada penelitian ini adalah pasangan kawin campur Indonesia-Turki sebanyak delapan orang suami istri yang tinggal di Istanbul Turki, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa konflik dalam rumah tangga pasangan kawin campur Indonesia Turki dipengaruhi oleh perbedaan budaya. Perbedaan budaya dapat diatasi dengan komunikasi secara dua arah, langsung, dan terbuka sehingga memunculkan adanya toleransi dan negoisasi pada kedua belah pihak agar tidak terjadi konflik berkelanjutan. ABSTRACT Mixed marriages that occur between individuals with different ethnic backgrounds make individuals have unique dynamics and challenges. This research aims to determine the motives, experiences, meanings, or intercultural communication carried out by Indonesian-Turkish intermarried couples living in Istanbul. The research method used is phenomenological, exploring and revealing the similarity of meaning of a concept or phenomenon that becomes the life experience of a group of individuals who directly experience it. The data collection is through observation and interviews. This study's subjects were eight Indonesian-Turkish intermarried couples living in Istanbul, Turkey, which was selected by purposive sampling technique. The research results show that cultural differences influence the conflict in the household of intermarried couples between Indonesia and Turkey. However, cultural differences can be overcome by two-way, direct, and open communication so that there is tolerance and negotiation on both sides and no ongoing conflict.