Ali Karim
Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Tadulako

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Interferensi Bahasa Arab terhadap Bahasa Indonesia dalam Percakapan Santri di Lingkungan Pesantren SMA IT Qurrota A’Yun Sigi Kartini; Ali Karim; Moh. Tahir
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.355 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5171

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah wujud interferensi bahasa Arab terhadap bahasa indonesia dalam percakapan santri di lingkungan pesantren SMA Islam Terpadu Qurrota A’yun sigi dan apakah faktor penyebab terjadinya interferensi bahasa Arab terhadap bahasa Indonesia dalam percakapan santri di lingkungan pesantren SMA Islam Terpadu Qurrota A’yun sigi”. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan interferensi bahasa Arab terhadap bahasa indonesia dalam percakapan santri di lingkungan pesantren SMA Islam Terpadu Qurrota A’yun sigi dan faktor penyebab terjadinya interferensi bahasa Arab terhadap bahasa Indonesia dalam percakapan santri di lingkungan pesantren SMA Islam Terpadu Qurrota A’yun sigi. Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu teknik observasi, teknik perekaman, dan teknik wawancara. Prosedur analisis data yang digunakan melalui empat tahap antara lain; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Wujud interferensi bahasa Arab terhadap bahasa Indonesia dalam percakapan santri yakni diperoleh dua jenis data wujud interferensi bahasa dalam tataran fonologi penambahan fonem dan data wujud interferensi leksikal. Faktor penyebab terjadinya interferensi bahasa Arab terhadap bahasa Indonesia dalam percakapan santri yakni diperoleh lima data yaitu pengaruh dialek, faktor gengsi atau rasa malu, faktor tekanan (psikologis), minimnya kosa kata yang dimiliki peserta tutur, dan faktor keakraban.