Infeksi luka pasca operasi yang dialami pasien masih relatif tinggi, hal ini disebabkan oleh sumber infeksi akibat peralatan operasi kurang steril, udara ruang operasi atau udara ruang perawatan pasca operasi dan pengaruh lainnya. Pasien pasca operasi yang sedang mengalami suatu luka akibat tindakan operasi baik besar maupun kecil sangat rentan terjadinya infeksi melalui kontaminasi bakteri dari peralatan operasi, ruang operasi atau ruang perawatan pasca operasi. Bakteri yang sering menyebabkan infeksi pasca operasi adalah Escherichia coli, Staphylococcus sp, Pseudomonas aeruginosa, Klebsiella sp, Proteus sp.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran peta bakteri di Ruang Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Abepura, Jayapura secara baik dan konprehensif sehingga dapat menjadi dasar penanganan klinis bagi para praktisi medis dalam menentukan jenis antibiotic yang sesuai untuk masing-masing bakteri yang ditemukannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri yang dominan pada infeksi luka operasi merupakan bakteri gram negatif dengan prosesntase sebesar 89,1 % dan bakteri gram positif sebesar 18,9 %. Selanjutnya bakteri yang teridentifikasi adalah Proteus mirabilis, Staphylococcus aureus, E. coli, klebsiella pneumoniae, Enterobacter sp. Proteus vulgaris, Pseudomonas sp, Pseudomonas luteola, Proteus morgagni, Acitobacter baumannii, Proteus stuartii, Proteus sp. Citrobacter sp.