Putri Audina
Departemen Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Metode Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Usia Produktif dalam Mencegah HIV/AIDS Desi Apriliana Zahroh; Khoirunnisa Ghefira Yusrani; Patricia Agustina Julis; Putri Audina; Fathiyah Aulia Mumtaz; Chahya Kharin Hewbawani
Jurnal Medika Cendikia Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v9i1.180

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kasus HIV/AIDS di Indonesia yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data SIHA dari tahun 2010-2019 yang dilaporkan, kelompok umuri 25-49 tahuni merupakani kelompok umur dengan jumlah penderita infeksi HIV terbanyak setiap tahunnya. Untuk menangani masalah HIV/AIDS ini dapat diatasi dengan promotif, kuratif, rehabilitatif dan juga preventif atau pencegahan. Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan Pendidikan kesehatan reproduksi pada usia produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang paling efektif dalam pendidikan kesehatan reproduksi pada usia produktif dalam mencegah HIV/AIDS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review. Yaitu sebuah pencarian yang bersumber dari jurnal nasional dan beberapa database daring seperti Google Scholar, Garuda, PubMed, dan DOAJ (Directory of Open Access Journals). Hasil literature review dari 8 artikel menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi yang diterapkan dalam mencegah HIV/AIDS sangat bervariasi dari segi metode, individu yangi terlibat, spesifitas, dan efektivitasnya. Metode pendidikan kesehatan reproduksi yang dimaksud berupa penyuluhan, ceramah, diskusi, kampanye dengan memakai berbagai media, seperti media massa, buku bacaan, role play, dan simulasi gim. Metode yang paling efektif digunakan dalam pendidikan kesehatan reproduksi pada usia produktif untuk mencegah HIV/AIDS adalah role play.