Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Dampak Kebijakan Perubahan Kurikulum terhadap Pembelajaran di Sekolah Fenty Setiawati
NIẒĀMUL`ILMI : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2022): Mutu Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Gunung Puyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1042/nizamulilmi.v7i1.124

Abstract

Proses pembelajaran yang dilaksanakan di sebuah Lembaga Pendidikan membutuhkan kurikulum. Ketika terjadi perubahan pada kurikulum, dibutuhkan sebuah proses yang melibatkan seluruh stake holder, bermula dari munculnya kesadaran bahwa perubahan itu selalu terjadi dalam siklus kehidupan bermasyarakat. Jenis penelitian ini adalah studi literatur. Data diambil dari bahan-bahan materi yang bersumber dari buku, jurnal dan sumber lainnya yang terkait dengan pendidikan terutama bidang kurikulum. Adapun teknik analisis yang digunakan yaitu content analysis. Hasil kajian menunjukan bahwa sistem pendidikan Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan kurikulum. Perubahan kurikulum dapat membawa dampak positif dan negatif bagi kualitas sebuah pendidikan. Dampak positifnya yaitu pelajar dapat belajar dengan mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju. Sementara dampak negatifnya adalah perubahan kurikulum yang begitu cepat menimbulkan masalah-masalah baru seperti menurunnya prestasi peserta didik. Berdasarkan bahasan, dapat disimpulkan bahwa perubahan kurikulum perlu disikapi dengan menjadikannya cambuk untuk memperoleh hasil yang lebih baik dan mampu bersaing dalam Dunia Pendidikan baik di tingkat nasional maupun internasional.
Peranan Pendidikan Islam dalam Menumbuhkan Kecerdasan Emosional Fenty Setiawati
NIẒĀMUL`ILMI : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2021): Pengelolaan Lembaga Pendidikan yang Bermutu
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Gunung Puyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1042/nizamulilmi.v6i1.88

Abstract

Kegiatan belajar di sekolah merupakan proses yang sangat kompleks. Banyak orang yang berpendapat bahwa untuk meraih prestasi yang tinggi dalam belajar, seseorang harus memiliki intelligence quotient (IQ) yang tinggi, nyatanya taraf intellegensi bukan merupakan satu-satu nya faktor yang menentukan keberhasilan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peranan pendidikan Islam dalam menumbuhkan kecerdasan emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research). Data-data yang dipergunakan dalam penelitian ini dibedakan menjadi data primer, data sekunder dan data tertier, kemudian data-data tersebut dianalisis melalui serangkaian proses. Berdasarkan kajian, dalam Islam, kemampuan mengendalikan emosi dan menahan diri disebut dengan sabar dan orang yang paling sabar adalah orang yang paling tinggi dalam kecerdasan emosionalnya. Individu seperti ini cenderung tabah dalam menghadapi kesulitan dan ketika belajar pun menjalaninya dengan tekun.
Peranan Pendidikan Islam dalam Menumbuhkan Kecerdasan Emosional Fenty Setiawati
NIẒĀMUL`ILMI : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2021): Pengelolaan Lembaga Pendidikan yang Bermutu
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Gunung Puyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1042/nizamulilmi.v6i1.88

Abstract

Kegiatan belajar di sekolah merupakan proses yang sangat kompleks. Banyak orang yang berpendapat bahwa untuk meraih prestasi yang tinggi dalam belajar, seseorang harus memiliki intelligence quotient (IQ) yang tinggi, nyatanya taraf intellegensi bukan merupakan satu-satu nya faktor yang menentukan keberhasilan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peranan pendidikan Islam dalam menumbuhkan kecerdasan emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research). Data-data yang dipergunakan dalam penelitian ini dibedakan menjadi data primer, data sekunder dan data tertier, kemudian data-data tersebut dianalisis melalui serangkaian proses. Berdasarkan kajian, dalam Islam, kemampuan mengendalikan emosi dan menahan diri disebut dengan sabar dan orang yang paling sabar adalah orang yang paling tinggi dalam kecerdasan emosionalnya. Individu seperti ini cenderung tabah dalam menghadapi kesulitan dan ketika belajar pun menjalaninya dengan tekun.
Dampak Kebijakan Perubahan Kurikulum terhadap Pembelajaran di Sekolah Fenty Setiawati
NIẒĀMUL`ILMI : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2022): Mutu Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul 'Ulum Gunung Puyuh Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1042/nizamulilmi.v7i1.124

Abstract

Proses pembelajaran yang dilaksanakan di sebuah Lembaga Pendidikan membutuhkan kurikulum. Ketika terjadi perubahan pada kurikulum, dibutuhkan sebuah proses yang melibatkan seluruh stake holder, bermula dari munculnya kesadaran bahwa perubahan itu selalu terjadi dalam siklus kehidupan bermasyarakat. Jenis penelitian ini adalah studi literatur. Data diambil dari bahan-bahan materi yang bersumber dari buku, jurnal dan sumber lainnya yang terkait dengan pendidikan terutama bidang kurikulum. Adapun teknik analisis yang digunakan yaitu content analysis. Hasil kajian menunjukan bahwa sistem pendidikan Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan kurikulum. Perubahan kurikulum dapat membawa dampak positif dan negatif bagi kualitas sebuah pendidikan. Dampak positifnya yaitu pelajar dapat belajar dengan mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju. Sementara dampak negatifnya adalah perubahan kurikulum yang begitu cepat menimbulkan masalah-masalah baru seperti menurunnya prestasi peserta didik. Berdasarkan bahasan, dapat disimpulkan bahwa perubahan kurikulum perlu disikapi dengan menjadikannya cambuk untuk memperoleh hasil yang lebih baik dan mampu bersaing dalam Dunia Pendidikan baik di tingkat nasional maupun internasional.
Internalisasi Nilai Tauhid Sebagai Pilar Pendidikan Islam Transformatif Dul Wahid Toha; Eman Puroman; Fenty Setiawati
Journal of Education and Social Culture Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Education and Social Culture
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58363/jesc.v1i1.19

Abstract

Transformative Islamic education emphasize the formation of a whole person rooted in divine values. The value of monoteism as the core of Islamic teachings has great potencial in forming the character and spiritual awareness of students. This study aims to explore the meaning and Strategies for internalizing the values of monotheism in the context of transformative Islamic education, the Method used is qualitative with a literature study of the works of classical and contemporary scholar and islamic education documents. The result of the study show that the value of monotheism is not only a theological concept but also an ethical, social, and pedagogical foundation in forming students who are faithfull, knowledgeable and have noble moral. Internalization of these values can be done through integration in the  curriculum of exemplary educators and a spiritual and collaborative learning environment. Education based on the values of monotheism has an important role in creating social change and civilized civilization.