Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Controllability and Observability Analysis of DC Motor System and a Design of FLC-Based Speed Control Algorithm Iswanto Suwarno; Yaya Finayani; Robbi Rahim; Jassim Alhamid; Ahmed Ramadhan Al-Obaidi
Journal of Robotics and Control (JRC) Vol 3, No 2 (2022): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jrc.v3i2.10741

Abstract

DC motor is an electrical motor widely used for industrial applications, mostly to support production processes. It is known for its flexibility and operational-friendly characteristics. However, the speed of the DC motor needs to be controlled to have desired speed performance or transient response, especially when it is loaded. This paper aims to design a DC motor model and its speed controller. First, the state space representation of a DC motor was modeled. Then, the controllability and observability were analyzed. The transfer function was made based on the model after the model was ensured to be fully controllable and observable. Therefore, a fuzzy logic controller is employed as its speed controller. Fuzzy logic controller provides the best system performance among other algorithms; the overshoot was successfully eliminated, rise time was improved, and the steady-state error was minimized. The proposed control algorithm showed that the speed controller of the DC motor, which was designed based on the fuzzy logic controller, could quickly control the speed of the DC motor. The detail of resulted system performance was 2.427 seconds of rising time, 11 seconds of settling time, and only required 12 seconds to reach the steady state. These results were proved faster and better than the system performance of PI and PID controllers.
PEMANFAATAN MESIN PENGERING JAGUNG UNTUK PENINGKATAN KUALITAS DAN PRODUKTIFITAS KELOMPOK TANI DESA NGENDEN AMPEL BOYOLALI Huriyah; Yohanes Suyoko; Yaya Finayani
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19102

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Tani Ngenden 5 di Desa Ngenden Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali adalah pengeringan jagung yang masih konvensional mengandalkan sinar matahari, hal tersebut sangat bermasalah pada musim penghujan karena proses pengeringan jagung tidak dapat kering sempurna sehingga terjadi penurunan kualitas jagung. Pada musim penghujan hasil panen jagung banyak yang berjamur tidak laku dijual, kalaupun laku terjual dengan harga yang sangat murah sekali. Hasil panenan jagung dijual dengan harga yang ditentukan pengepul jagung karena para petani belum memiliki kemampuan untuk menentukan harga jualnya serta hasil panen jagung tersebut dijual hanya ke pedagang pengumpul saja. Tujuan kegiatan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat memperbaiki kondisi ekonomi para petani khususnya petani jagung desa Ngenden Ampel Boyolali dan meningkatkan pendapatan serta taraf hidup yang lebih layak, adanya efisiensi waktu pengeringan jagung maka para petani dapat memanfaatkan waktu tunggu pengeringan jagung dengan pekerjaan lain yang menambah nilai manfaat ekonominya sehingga meningkatkan taraf hidup para petani dan mengentaskan kemiskinan. Metode kegiatan meliputi pengadaan mesin pengering jagung, pendampingan penggunaan mesin pengering jagung, pelatihan perhitungan harga pokok penjualan jagung serta pelatihan manajemen pemasaran. Hasil kegiatan PKM diperoleh pengeringan jagung dengan mesin pengering menghasilkan jagung yang lebih berkualitas terutama di musim penghujan, tingkat kekeringan tinggi dengan kadar air 17%, warna jagung lebih bagus (cerah) dan bersih tidak ada awul-awul, serta tidak berdebu. Waktu pengeringan menjadi lebih singkat, yang biasanya dimusim penghujan bisa mencapai 2-5 hari, tetapi dengan menggunakan mesin pengering cukup 4-5 jam saja jagung sudah kering dengan kualitas yang bagus dengan tingkat penyusutan berat jagung kering menjadi lebih sedikit, sehingga meningkatkan produktivitas para petani. Petani sekarang sudah dapat menghitung harga pokok produksi untuk menentukan harga jual jagung yang layak setra petani mampu menjual jagung ke pihak lain tidak hanya bergantung pada pedagang pengumpul saja dengan berbagai media sosial seperti facebook, Instagram, WhapsApp untuk memasarkan jagung.