Nur Widiawati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Konjungsi dalam Wacana Berita pada Rubrik Sariwarta di Majalah Panjebar Semangat Edisi Januari-Desember 2013 Nur Widiawati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 3 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.86 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis konjungsi yang digunakan dalam wacana berita pada majalah Panjebar Semangat edisi Januari-Desember 2013, (2) makna dan bentuk konjungsi yang digunakan dalam wacana berita pada majalah Panjebar Semangat edisi Januari-Desember 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek  penelitian ini wacana berita (rubrik sariwarta) di majalah Panjebar Semangat edisi Januari-Desember 2013. Objek penelitian ini konjungsi yang terdapat dalam wacana berita (rubrik sariwarta). Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri dilengkapi dengan instrumen pendukung seperti kertas pencatat data (tabel), alat tulis dan buku yang relevan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metode, sumber, pengamat, dan teori. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik simak, catat dan pustaka. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif. Teknik penyajian data menggunakan metode penyajian informal. Hasil penelitian ini yaitu: (1) jenis konjungsi yang digunakan dalam wacana berita di majalah Panjebar Semangat meliputi 2 jenis konjungsi yaitu: (a) konjungsi intrakalimat: konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif, (b) konjungsi antarkalimat. (2) makna dan bentuk konjungsi yang digunakan dalam wacana berita di majalah Panjebar Semangat yaitu (a) penjumlahan: lan (dan), sarta (serta); (b) pengarep-arep (harapan): supaya (supaya); (c) pemilihan: utawa (atau); (d) kosok balen (kebalikannya): nanging (tetapi), ewasemana (meskipun demikian); (e) titi mangsa (waktu): nalika (ketika), wiwit (mulai), sawise (sesudah), sadurunge (sebelum); (f) sebab dan akibat: awit (karena), jalaran (karena), merga (sebab), sebab (sebab); (g) janggelaning tindak (syarat): menawa (jika), yen (jika), upama (umpama); (h) kesimpulan: mula (maka); (i) sebab: sebab (sebab); (j) waktu: sadurunge (sebelumnya), sawise (sesudahnya); (k) menegaskan: apamaneh (apalagi).   Kata kunci: wacana berita, kohesi, konjungsi