Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN COVID-19 DI PT. XYZ UNIT KEBUN Hanif Bangun Nuranto; Robiana Modjo; Fatma Lestari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.2973

Abstract

Pandemi Covid-19 sejak awal kemunculannya telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk salah satunya sektor perkebunan. Sebagai salah satu sektor yang sangat menunjang perekonomian nasional, sektor perkebunan diharapkan dapat terus beroperasi terutama dalam masa pandemi Covid-19. PT. XYZ yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit juga terkena dampak langsung dari pandemi Covid-19. Upaya manajemen pencegahan dan pengendalian diterapkan agar dapat mengantisipasi penyebaran Covid-19 di area perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen pencegahan dan pengendalian infeksi Covid-19 di PT. XYZ unit kebun. Penelitian hanya berfokus pada kegiatan dan kondisi kerja unit perkebunan di PT. XYZ. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap informan kunci dan dokumen penunjang yang digunakan dalam proses triangulasi data. Upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di PT. XYZ unit kebun merujuk pada peraturan dan kebijakan induk perusahaan, pemerintah daerah, dan nasional. Perusahaan telah memenuhi beberapa aspek bekerja selama PSBB berlangsung. Pimpinan selalu menekankan komitmen terhadap seluruh level untuk memahami situasi pandemi Covid-19, jalur penyebaran, serta langkah pengendalian dan pencegahannya.  
STUDI PERILAKU ADAPTASI KEBIASAAN BARU KARYAWAN PT. X DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA INDUSTRI MANUFAKTUR (PAPER MANUFACTURING) 2021 Cahyo Khoirul Ardli; Robiana Modjo
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i2.1296

Abstract

Pada Desember 2019 telah menyebar virus baru yang dinamakan Virus Corona (COVID-19). Menurut WHO, pandemi adalah penyebaran penyakit baru ke seluruh dunia. Pada 11 Maret 2020, WHO menetapkan COVID-19 masuk ke dalam kategori pandemi. COVID-19 adalah jenis baru yang ditemukan pada tahun 2019 dan belum pernah diidentifikasi pada manusia. Virus ini masuk ke dalam kategori penyakit menular dan baru ditemukan pada Desember 2019. Akibat dari pandemi COVID-19, secara cepat atau lambat akan mempengaruhi proses yang berjalan di PT.X. Sehingga PT.X telah mengambil langkah kesiapsiagaan darurat agar meminamilisir dampak dari COVID-19. Adanya langkah kesiapsiagaan darurat yang dilakukan PT.X, dibuat agar perusahaan tetap terus berjalan di tengah pandemi COVID-19. Kesiapsiagaan darurat yang dilakukan sejalan dengan Teori Green, di mana perilaku terbentuk dari 3 faktor yang di antaranya: Faktor predisposisi, faktor enabling, dan faktor reinforcing. Berdasarkan data yang diperoleh, masih ditemukan pekerja yang belum menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di tempat kerja khususnya terkait dengan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak). Dengan menggunakan Teori Green, penelitian ini ingin mengetahui keefektifan penerapan adapatasi kebiasaan baru PT. X terkait COVID-19.
Penguatan Standar Pengendalian Pencegahan Infeksi dan Pendekatan Inovatif untuk Mengatasi Infeksi Silang dalam Praktik Kedokteran Gigi: Literature Review Farista Widyastuti; Robiana Modjo
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43973

Abstract

Latar Belakang: Praktik kedokteran gigi memiliki risiko tinggi terhadap infeksi silang yang dapat membahayakan pasien dan tenaga kesehatan. Penularan terjadi melalui kontak langsung, aerosol, atau permukaan yang terkontaminasi. Meskipun protokol pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) telah menjadi standar, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan PPI dalam praktik kedokteran gigi, mengidentifikasi celah kepatuhan, serta mengeksplorasi potensi pendekatan inovatif untuk meningkatkan keselamatan pasien dan tenaga medis. Metode: Tinjauan literatur dilakukan secara sistematis dengan mengikuti pedoman PRISMA. Kajian ini mencakup studi yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025, menggunakan pendekatan kerangka PICO untuk memastikan relevansi dengan topik. Basis data seperti Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, dan ProQuest digunakan untuk mengidentifikasi artikel yang sesuai. Hasil: Dari 297 artikel yang diidentifikasi, 11 studi memenuhi kriteria inklusi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun tingkat pengetahuan dan kesadaran tenaga kesehatan tentang PPI relatif tinggi, kepatuhan terhadap langkah-langkah seperti penggunaan APD, sterilisasi alat, dan pengelolaan lingkungan klinis masih perlu ditingkatkan. Hambatan utama meliputi keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan teknis, dan biaya teknologi modern. Kesimpulan: Penguatan PPI memerlukan pendekatan terpadu melalui edukasi berbasis bukti, dukungan fasilitas, dan penerapan teknologi inovatif seperti suction HVE, filter HEPA, dan pelatihan berbasis teknologi. Selain itu, dukungan organisasi dan kebijakan yang jelas sangat penting untuk memastikan implementasi yang optimal. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko infeksi silang dan meningkatkan keselamatan praktik kedokteran gigi.