Chrismis Novalinda Ginting
Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Terapi Komplementer Masase Punggung terhadap Quality of Life Pasien DM Lansia Agnes Permatasari Waruwu; Yuniwira Susanti Hulu; Dion Heryanto Simarmata; Herni Buulolo; Muhammad Ayyub; Chrismis Novalinda Ginting
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.982

Abstract

Tujuan dilakukan percobaan ini untuk membuktikan adanya pengaruh terapi masase punggung terhadap peningkatan quality of life pasien DM pada lansia. Teknik dalam percobaan ini disebut Pre-Eksperimen dengan metode One Grup. Menggunakan teknik Purposive Sampling sebanyak 31 responden dimana akan dilakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Intervensi dilakukan selama 2 minggu. Berdasarkan hasil terjadinya peningkatan Quality of life pada pasien DM dengan p-value kecil 0,05 (0,000<0,05), dapat dinyatakan Ho di tolak.
Efektivitas Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia Dengan Osteoarthritis Al Waly Imrani; Clarisa Juni Arta Hutagalung; Denrisna Halawa; Meiman Berkat Zega; Chrismis Novalinda Ginting
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.1010

Abstract

Usia lanjut merupakan fase transformatif terakhir dalam siklus kehidupan manusia yang merupakan karakteristik interaksi yang tidak dapat dihindarkan oleh setiap orang. Perubahan fisiologis dan psikososial dapat menyebabkan masalah medis, baik fisik maupun mental. Lompat reumatik adalah latihan yang menyoroti untuk mengikuti lingkup terbesar gerakan sendi. Pengobatan pilihan yang tepat digunakan untuk saat ini mengurangi rasa nyeri akibat osteoarthritis adalah aktivitas rematik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas aktivitas rematik terhadap perubahan skala siksaan pada lansia. Pemeriksaan semacam ini diarahkan dengan rencana data primer dan sekunder untuk mengetahui apakah ada hubungan antara reumatik berjatuhan pada perubahan skala nyeri pada lansia dengan rencana pre-test dan post-test one group. rencana tes. Strategi pengujian lengkap adalah prosedur penentuan contoh dengan mengambil semua individu dari populasi sebagai responden atau contoh dari 27 individu. Penyelidikan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar adalah 58-63 tahun, laki-laki. Konsekuensi dari informasi sebelum melakukan aktivitas rematik pada skala penderitaan. Setelah mediasi sebagian besar kurang dari penderitaan luar biasa. Mengingat kelangsungan hidup aktivitas rematik pada perubahan skala penderitaan di yang lebih tua, nilai sig (2-diikuti) adalah 0,00 > 0,05. Hal ini membuktikkan bahwa ada pengaruh atau hubungan dalam mempermainkan kecukupan aerobatik rematik pada pasien rematik.
Terapi Komplementer Masase Punggung terhadap Quality of Life Pasien DM Lansia Agnes Permatasari Waruwu; Yuniwira Susanti Hulu; Dion Heryanto Simarmata; Herni Buulolo; Muhammad Ayyub; Chrismis Novalinda Ginting
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.982

Abstract

Tujuan dilakukan percobaan ini untuk membuktikan adanya pengaruh terapi masase punggung terhadap peningkatan quality of life pasien DM pada lansia. Teknik dalam percobaan ini disebut Pre-Eksperimen dengan metode One Grup. Menggunakan teknik Purposive Sampling sebanyak 31 responden dimana akan dilakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Intervensi dilakukan selama 2 minggu. Berdasarkan hasil terjadinya peningkatan Quality of life pada pasien DM dengan p-value kecil 0,05 (0,000<0,05), dapat dinyatakan Ho di tolak.
Efektivitas Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia Dengan Osteoarthritis Al Waly Imrani; Clarisa Juni Arta Hutagalung; Denrisna Halawa; Meiman Berkat Zega; Chrismis Novalinda Ginting
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.1010

Abstract

Usia lanjut merupakan fase transformatif terakhir dalam siklus kehidupan manusia yang merupakan karakteristik interaksi yang tidak dapat dihindarkan oleh setiap orang. Perubahan fisiologis dan psikososial dapat menyebabkan masalah medis, baik fisik maupun mental. Lompat reumatik adalah latihan yang menyoroti untuk mengikuti lingkup terbesar gerakan sendi. Pengobatan pilihan yang tepat digunakan untuk saat ini mengurangi rasa nyeri akibat osteoarthritis adalah aktivitas rematik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas aktivitas rematik terhadap perubahan skala siksaan pada lansia. Pemeriksaan semacam ini diarahkan dengan rencana data primer dan sekunder untuk mengetahui apakah ada hubungan antara reumatik berjatuhan pada perubahan skala nyeri pada lansia dengan rencana pre-test dan post-test one group. rencana tes. Strategi pengujian lengkap adalah prosedur penentuan contoh dengan mengambil semua individu dari populasi sebagai responden atau contoh dari 27 individu. Penyelidikan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar adalah 58-63 tahun, laki-laki. Konsekuensi dari informasi sebelum melakukan aktivitas rematik pada skala penderitaan. Setelah mediasi sebagian besar kurang dari penderitaan luar biasa. Mengingat kelangsungan hidup aktivitas rematik pada perubahan skala penderitaan di yang lebih tua, nilai sig (2-diikuti) adalah 0,00 > 0,05. Hal ini membuktikkan bahwa ada pengaruh atau hubungan dalam mempermainkan kecukupan aerobatik rematik pada pasien rematik.
Hubungan Teknik Relaksasi Benson Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Penderita Diabetes Militus Tipe 2 Beni Wijaya zega; Lora Pati Adelina Br Sembiring; Delvin Sri Ariani Laoli; Helen Taruli T. Silaban; Chrismis Novalinda Ginting
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1696

Abstract

Pasien diabetes militus sekelompok yang mengalami metabolisme yang dikenali dengan gula darah tinggi. Pasien yang memiliki diabetes mempunyai resiko dua kali lipat yang mengakibatkan terkena penyakit kardiovaskuler dan terdapat sekitar 75% diabetes akan mengakibatkan kematian. Maksud dari penelitian ini ialah untuk memahami adakah pengaruh korelasi relaksasi benson dengan derajat kadar gula darah pada pasien DM. Metode riset menggunakan metode Quasy experiment menggunakan desain pre test-post test design. Populasi digunakan pada riset ini yaitu seluruh pasien yang mengalami penyakit gula darah yang tinggi pada DM tipe 2 di puskesmas Darussalam dari bulan Juni-Desember 2022 dengan jumlah 56 responden. Penarikan sampel yang kami gunakan yaitu sampel random untuk menentukan banyak sampel yang akan diambil. Media ukur yang digunakan yaitu lembaran observasi. Dalam penelitian ini ada dua analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat yang dimana hasilnya dimasukan dalam tabel distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan menghubungkan dua variabel dengan uji t berpasangan. Hasil penelitian Karakteristik pada penderita DM tipe 2 mayoritas pada jenis kelamin laki-laki, usia >66, pendidikan terakhir SMP dan status pekerjaan tidak bekerja. Kadar gula darah yang penderita DM terdapat tipe 2 sebelum dilakukan dan sesudah dilakukan relaksasi benson terhadap perbedaan.Ada hubungan teknik relaksasi benson terhadap gula darah pada penderita DM tipe 2.