p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
MAHARANI MAHARANI
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI USIA PRODUKTIF DI DESA PULAU JAMBU WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KUOK ERMA KASUMAYANTI; NIA APRILLA; MAHARANI MAHARANI
Jurnal Ners Vol. 5 No. 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i1.1672

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah arteri yang bersifat sistemik atau berlangsung terus-menerus untuk jangka waktu lama. Pada umumnya prevalensi penyakit hipertensi sebagian besar terjadi pada kelompok lansia, namun demikian ternyata prevalensi penyakit hipertensi terdapat pada kelompok usia produktif cenderung meningkat dari tahun ketahun. Pada usia produktif rentan mengalami hipertensi karena tingkat kesibukan dan gaya hidup yang kurang memperhatikan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi usia Produktif diwilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuok 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian masyarakat usia produktif (20- 45 tahun) di desa Pulau Jambu yang berjumlah 104 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. pengumpulan data melalui kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi dengan p value=0,000, ada hubungan antara tingkat stres dengan kejadian hipertensi dengan p value =0,000 , ada hubungan antara gaya hidup dengan kejadian hipertensi dengan p value =0,000. Diharapkan bagi petugas kesehatan dapat memberikan intervensi secara dini dalam penanganan hipertensi terutama pada masyarakat usia produktif, serta diharapkan masyarakat dapat menjaga pola hidup sehat dan mengontrol tekanan darah secara rutin pada pelayanan kesehatan terdekat.
GAMBARAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II YANG MENDAPATKAN DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) DI DESA SUNGAI PINANG WILAYAH KERJA UPT BLUD PUSKESMAS TAMBANG ERMA KASUMAYANTI; MAHARANI MAHARANI; NIA APRILLA
Jurnal Ners Vol. 5 No. 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i2.2707

Abstract

Penyakit Diabetes mellitus dapat menimbulkan komplikasi seperti kebutaan, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan amputasi kaki, hal ini membutuhkan kemampuan manajemen diri pasien dan edukasi kesehatan sehingga penderita mampu mengontrol kadar gula darah menjadi normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar gula darah penderita diabetes mellitusTipe II yang mendapatkan Diabetes Self- Managenent Education (DSME) di Desa Sungai Pinang Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Tambang Tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dalam penelitian  ini sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling yaitu mengambil keseluruhan populasi penderita DM Tipe II yang sudah mendapatkan edukasi DSME yang berjumlah 32 orang. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Univariat. Dari hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan bahwa  dari 32 Responden sebagian besar umur 45 tahun 12 orang (37.5%), sebagian besar jenis kelamin perempuan 18 orang (56.2%), sebagian besar pendidikan SMP 15 orang (46.9%), sebagian besar memiliki kadar gula darah tidak normal sebanyak 25% (78%). Dengan diketahuinya hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang kadar gula darah responden sehingga diharapkan bagi responden untuk lebih  optimal dalam mengontrol kadar gula darah dengan menerapkan Diabetes Self Manajemen Education (DSME) sehingga kadar gula darah berada dalam rentang normal.                                     Kata kunci    : Diabetes Self Manajenemen Education, Kadar Gula Darah, DM Tipe II