Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAYA BAHASA DALAM RUBRIK REPUBILKA. CO.ID MURID BELAJAR DI RUMAH: STRES ORANG TUA DAN KENDALA LAINNYA, PENULIS ANDRI SAUBANI EDISI 18 MARET 2020 DAN RUBRIK KUMPARAN ANAK DARING ORANG TUA PUSING, PENULIS EVA PUSPITA NURAINI EDISI 27 OKTOBER 2020 KAJIAN IRONI, SINISME, DAN SARKASME Abdul Aziz
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 10, No 1 (2022): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v10i1.76-92

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menemukan  gaya  bahasa  Ironi, Sarkasme  dan  Sinisme  dalam  Rubrik  REPUBILKA.  co.id  Murid Belajar  di  Rumah:  Stres  Orang  Orang  Tua  dan  Kendala  Lainnya, Penulis  Andri  Saubani  Edisi  18  Maret  2020  dan  Rubrik  Kumparan Anak Daring Orang Tua Pusing, Penulis Eva Puspita Nuraini Edisi 27 Oktober 2020 dari segi jenis gaya bahasa sindiran ironi, sinisme dan sarkasme. Jenis penelitian ini deskriptif-kualitatif, dengan pendekatan teori  gaya  bahasa.  Sumber  data  penelitian  ini  adalah  Rubrik REPUBILKA. co.id Murid Belajar di Rumah: Stres Orang Orang Tua dan  Kendala  Lainnya,  Penulis  Andri  Saubani  Edisi  18  Maret  2020 dan Rubrik Kumparan Anak Daring Orang Tua Pusing, Penulis Eva Puspita Nuraini Edisi 27 Oktober 2020 dan data penelitian ini adalah kalimat di dalamnya mengandung beberapa jenis gaya bahasa seperti, ironi,  sinisme  dan  sarkasme.  Teknik  pengumpulan  data  dalam penelitian  ini  menggunakan  teknik  dokumentasi.  Data  yang  akan diteliti sudah didokumentasikan sebelumnya, hal ini bertujuan untuk membantu  peneliti  dalam  memperoleh  data  yang  diinginkan. Pengambilan  data  dalam  penelitian  ini  dilakukan  dengan  cara pencatatan  kalimat  bahasa  berupa  penggalan  kalimat  yang mempunyai konteks utuh. Data diidentifikasi berdasarkan jenis gaya bahasa data dikumpulkan dan diurutkan secara sistematis berdasarkan format  data  identifikasi  dan  klasifikasi  yang  telah  ditentukan. Berdasarkan  hasil  analisis  data,  ditemukan  hasil dari  tiga  jenis  gaya bahasa,  ironi,  sinisme  dan  sarkasme.  Jenis  gaya  bahasa  yang  paling dominan  digunakan  dari  dua  rubrik.  Rubrik  pertama REPUBLIKA.co.id edisi 18 Maret 2020 dan kedua rubrik Kumparan edisi  27  Oktober  2020  adalah  jenis  gaya  bahasa  sinisme  yang menyindir  secara  langsung  kepada  orang  lain.  Berdasarkan  temuan dapat  disimpulkan  bahwa  penggunaan  jenis  gaya  bahasa  dalam  dua REPUBLIKA.co.id  edisi  18  Maret  2020  dan  rubrik  Kumparan  edisi  27 Oktober 2020 lebih dominan menggunakan jenis gaya bahasa ironi dengan menggunakan kata kiasan dengan makna yang bertentangan dengan keadaan sebenarnya.Kata Kunci: Gaya Bahasa, Ironi, Sarkasme dan Ironi dalam REPUBLIKA.co.id edisi 18 Maret 2020 dan rubrik Kumparan edisi 27 Oktober 2020
SATIRE DALAM RUBRIK KUMPARAN, PANDEMI SEMAKIN MENUNJUKKAN POTRET KESENJANGAN PENDIDIKAN INDONESIA, EDISI 11 JULI 2021 Abdul Aziz
MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Vol 20, No 1 (2022): Medan Makna Juni
Publisher : Balai Bahasa Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mm.v20i1.4000

Abstract

This study analyzes comparative language styles in the Kumparan Rubric, Pandemic Shows More Portraits of the Indonesian Education Gap, Author Sarah Novianti, 11 July 2021 Edition of satire consisting of irony, sarcasm and cynicism. This type of research is descriptive-qualitative, with a satire or satire style theory approach. The source of the data for this research is the Kumparan Rubric, Pandemic Shows More Gaps in Indonesian Education, Author Sarah Novianti, July 11, 2021 Edition and the data for this research is that the sentences in it contain several types of satire (satire). Data collection techniques in this study using documentation techniques. The data to be studied has been previously documented, this aims to assist researchers in obtaining the desired data by recording satire (satire) sentences in the form of sentence fragments that have a complete context. Based on the results of data analysis, found the results of several types of satire, irony, sarcasm and cynicism. The most dominant type of comparative language style used from the Kumparan Rubric, Pandemic Shows a Portrait of Indonesian Education Gaps, Author Sarah Novianti, Edition 11 July 2021 is a type of sarcasm style. Based on the findings, it can be concluded that the use of language styles in the Kumparan Rubric, Pandemic Shows a Portrait of Indonesia's Education Gap, Writer Sarah Novianti, July 11, 2021 Edition is more dominant in using the type of satire language style (satire) by using harsh words by replacing good words. be bad words.
ANALISIS NILAI BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT ASAL-USUL MINANGKABAU Abdul Aziz
Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Seni (Sesanti) Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Seni (Sesanti) 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya dan sastra mempunyai ketergantungan satu sama lain. Sastra sangat dipengaruhi oleh budaya, sehingga segala hal yang terdapat dalam kebudayaan akan tercermin di dalam sastra. Dengan demikian karya sastra dapat didekati dengan menggunakan pendekatan nilai budaya. Masalah penelitian ini tentang nilai budaya yang terdapat dalam cerita rakyat asal-usul Minangkabau. Tujuan dari penelitian ini Kabau. Data penelitian ini berupa gambaran nilai budaya dalam cerita rakyat asal-usul Minangkabau. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan analisis kualitatif untuk mengetahui gambaran deskripsi nilai-nilai budaya dalam cerita rakyat asal-usul Minang dengan mendeskripsikan gambaran nilai budaya dalam cerita rakyat asal-usul Minangkabau. Metode ini didasarkan pada pertimbangan kesesuaian antara bentuk penelitian dengan tujuan penelitian. Instrumen penelitian dilakukan dengan studi dokumentasi pada cerita rakyat asal-usul Minangkabau dengan pendekatan analisis nilai budaya. Dari hasil penelitian ini dapat ditemukan hasil penelitian, empat nilai budaya dalam cerita rakyat asal-usul Minangkabau nilai budaya hubungan manusia dengan tuhan Kerajaan Pagaruyuang mengajak taruhan pada Kerajaan Majapahit untuk mengadu Kerbau, nilai budaya dalam hubungan manusia dengan masyarakat Kerajaan Pagaruyuang bermusyawarah dengan rakyatnya untuk membuat rencana mengadu Kerbau dengan Kerajaan Majapahit, nilai budaya dalam hubungan manusia dengan manusia lain masyarakat Kerajaan Pagaruyuang saling tolong menolong untuk rencana mengadu Kerbau dengan Kerajaan Majapahit, dan nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam masyarakat Kerajaan Pagaruyuang membawa Anak Kerbau untuk diadu sedangkan Kerajaan Majapahit membawa Induk Kerbau untuk diadu. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dijelaskan dapat ditarik suatu kesimpulan, cerita rakyat asal-usul Minangkabau banyak menunjukkan nilai-nilai budaya sosialnya yaitu saling menolong dan bermusyawarah.