This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknodik
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN FISIKA JENJANG SMA Ika Kurniawati; Saleh Sarifudin; Widawati Widawati
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v25i2.733

Abstract

Fisika, sebagai salah satu mata pelajaran dalam rumpun sains, termasuk pelajaran yang agak sulit untuk dipahami oleh siswa. Perlu ada upaya untuk mengatasi kesulitan ini, antara lain dengan memanfaatkan media video. Apakah media video ini dibutuhkan oleh siswa? Tampaknya perlu dilakukan analisis kebutuhan untuk hal ini. Analisis kebutuhan ini dilakukan untuk memotret dan mendapatkan informasi tentang kebutuhan pengembangan media video pembelajaran mata pelajaran Fisika jenjang SMA. Informasi kebutuhan ini antara lain meliputi kebijakan inovasi pembelajaran berbasis TIK di sekolah, pemanfaatan media pembelajaran oleh guru ataupun siswa, data kesulitan belajar siswa, topik/materi apa saja yang menjadi kesulitan belajar siswa, pemanfaatan media video pembelajaran oleh guru ataupun siswa, pemanfaatan media video pembelajaran dalam mengatasi kesulitan belajar siswa, dan kesesuaian media video dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan secara daring pada bulan April 2020. Responden penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa jenjang SMA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui kuesioner, wawancara, dan studi literatur/dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran dapat ditingkatkan dengan mengoptimalkan pemanfaatan media pembelajaran. Agar pemanfaatan media pembelajaran ini efektif, perlu dipertimbangkan minat siswa, karakteristik media pembelajaran, dan data kesulitan belajar siswa yang banyak berhubungan dengan mata pelajaran Matematika dan Fisika.  Untuk itu, media pembelajaran yang direkomendasikan untuk dikembangkan adalah media video pembelajaran untuk mata pelajaran Fisika.Physics, one of the subjects in science clump, is considered to be a subject that is difficult to understand by the students. There needs to be some efforts to overcome this difficulty, such as by utilizing video media. Is this video media needed by the students? Need analysis for this seems to be necessary. This need analysis is carried out to describe and get information about the need for instructional video development on Physics of Senior High School level. The information is about ICT-based learning innovation policies at school, media utilization by teachers and students, students’ learning difficulties, difficult topics for the students to learn, instructional video usage by the teachers and students, instructional video usage to overcome students’ learning difficulties, and the inlineness of the instructional video in overcoming the students’ learning difficulties. The research is carried out online in April 2020. The respondents in this research include principals, teachers, and students in Senior High School level. The data is procured through questionnaire, interview, and literary review. The research result shows that the learning process can be enhanced by optimizing the usage of instructional media. To make the usage of instructional media effective, it is necessary to consider the students’ interest, instructional media charactersitics, and students’ learning difficulties which are related to Physics and Mathematics. Therefore, the recommended instructional media to develop is instructional video on Physics.   
EVALUASI STRATEGI PEMANFAATAN SIARAN PENDIDIKAN INTERAKTIF BAHASA INDONESIA UNTUK SMP DI TV EDUKASI Widawati Widawati
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.067 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v18i1.108

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi strategi pemanfaatan Siaran Pendidikan Interatif di TV Edukasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Siaran Pendidikan Interaktif adalah siaran yang khusus membahas soal-soal prediksi UN yang ditayangkan TV Edukasi dan juga direlay TVRI Nasional setiap hari menjelang UN pada pukul 13.00-14.00 WIB. Siaran pendidikan Interaktif merupakan upaya pemerintah dalam mempersiapkan para siswa dalam menghadapi Ujian Nasional di seluruh tanah air. Penelitian ini dilaksanakan di tiga SMP dengan data penelitian dikumpulkan melalu Focus Group Disccusion terhadap 11 orang guru Bahasa Indonesia dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemanfaatan secara langsung Siaran Pendidikan Interatif mata pelajaran Bahasa Indonesia belum optimal dilakukan karena adanya berbagai kendala seperti keterbatasan perangkat siaran dan kurangnya sosialisasi program.Kata kunci: evaluasi, siaran pendidikan interatif TV Edukasi, strategi pemanfaatan secara langsung. Abstract:The purpose of this research is to evaluate the direct utilization strategy of Interactive Education Broadcast (Siaran Pendidikan Interaktif) of Bahasa Indonesia for Junior High School Students at Educational TV (TV Edukasi). The Education Broadcast is designed and devoted to broadcast National Exam predictions at TV Edukasi which is also relayed every day by National Television, TVRI at 13:00 to 14:00 pm. Siaran Pendidikan Interaktif is a government attempt to prepare the students to face the National Exam. This research was conducted in three junior high schools with research data collected through Focus Group Disccusion towards 11 (eleven) Indonesian teachers and 11 (eleven) times of observation. The results of this study shows that the direct utilization strategy of Interactive Education Broadcast of Bahasa Indonesia for Junior High School Students at TV Edukasi is not yet optimal due to various constraints such as limited broadcasts devices and lack of socializationKeywords: evaluation, direct utilization strategy, siaran pendidikan interaktif, TV Edukasi