p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal HIDROPILAR
Arta Adhi Surya
Lautan Hosting

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Variabel Insitu Density Anomaly untuk Aplikasi Fusi Oseanografi: Insitu Variable Density Anomaly for Oceanographic Fusion Applications Akhyarli Affandi; Widodo S. Pranowo; Arta Adhi Surya; Nawanto Budi Sukoco; Dian Adrianto; Johar Setiyadi
Jurnal Hidropilar Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v7i1.200

Abstract

Densitas massa air berkaitan dengan berat jenis. Dimana data info tentang densitas sangat dibutuhkan untuk perhitungan perbandingan berat jenis massa air yang akan dimasukkan ke bodi kapal selam dalam rangka mengatur keseimbangan kapal selam melayang di kolom air. Aplikasi Sistem Fusi Oseanografi telah berhasil dibangun pada tahun 2019. Aplikasi ini masih membutuhkan data-data Oseanografi yang lain yang mendukung keperluan sektor maritim secara umum dan sektor hankam secara khusus. Secara khusus di sektor hankam data karakteristik masa air laut umumnya diperlukan untuk perhitungan lanjutan variabel-variabel penting dari operasi militer bawah laut. Sebagai contoh operasi kapal selam, dan pemasangan ranjau bawah laut. Kedua contoh operasi tersebut memerlukan data dan informasi tentang densitas air laut. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Melakukan perhitungan variabel densitas air laut terhadap kedalaman di 11 WFO dan di seluruh perairan Indonesia; 2) Memvisualisasikan variabel densitas di beberapa kedalaman secara bulanan dan tahunan; 3) Memutakhirkan webdatabase sistem fusioseanografi yang sudah terbangun dengan menambahkan variable densitas air laut (Insitu Density Anomaly) terhadap kedalaman, dengan menampilkan karakteristik densitas air laut secara tahunan maupun bulanan, selain itu ditampilkan sesuai region WFO dan di seluruh Perairan Indonesia; 4) Melakukan uji coba input dan output data densitas air laut (Insitu Density Anomaly) di aplikasi android sistem Fusioseanografi. Sistem aplikasi Fusioseanografi di android dapat di akses pada google play dengan link; https://play.google.com/store/apps/details?id=com.labhidros.fusio.
Tekanan Bawah Laut (Pressure) untuk Web Database Fusi Oseanografi: Underwater Pressure for Oceanographic Fusion Web Database Abdul Wahid; Widodo S. Pranowo; Arta Adhi Surya; Nawanto Budi Sukoco; Dian Adrianto; Johar Setyadi
Jurnal Hidropilar Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v7i1.193

Abstract

Permasalahan kondisi laut sangatlah dinamis. Namun dinamika ini umumnya memiliki pola bulanan dan tahunan. Sehingga tugas akhir ini akan menghitung dan menampilkan karakteristik bulanan dan tahunan dari variabel Pressure. Data eksperimen yang digunakan bersumber dari World Ocean Atlas (WOA) 2013 parameter temperature, salinity dan kedalaman, yang kemudian digunakan untuk komputasi perhitungan menghasilkan variabel Pressure. Data WOA 2013 adalah data klimatologis dari 1955- 2012 (57 tahun), dengan asumsi mewakili kondisi laut normal tanpa dipengaruhi oleh ENSO dan IOD. Namun sangat dipengaruhi dengan waktu dan kedalaman dari perairan tertentu. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan solusi untuk Pushidrosal akan keterbatasan tentang data oseanografi dengan variabel Pressure yang disajikan dalam Purwarupa Fusi Oseanografi untuk mendukung keperluan sektor maritim maupun sektor hankam.
Salinitas Absolut dan Arus Sebagai Pembaruan Variabel untuk Pemutakhiran Basisdata Sistem Fusi-Oseanografi: Absolute Salinity and Current as A Variable Update for Updating The Fusion- Oseanographic System Database Teguh Prayitno; Widodo Setiyo Pranowo; Arta Adhi Surya
Jurnal Hidropilar Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v7i2.219

Abstract

Sistem Basisdata Fusi-Oseanografi merupakan inovasi baru di bidang pengelolaan data observasi dan teknologi prediksi Oseanografi Nasional. Pembangunan sistem basisdata yang baru membutuhkan pengembangan yang berkelanjutan dengan menambahkan variabel lain seperti variabel Salinitas Absolut dan Arus. Data penelitian (Salinitas, Temperatur, dan Komponen Arus u,v) bersumber dari Copernicus Marine Environment Monitoring Service (CMEMS) tahun 2020. Ketiga variabel diatas dikomputasi dan divisualisasikan terhadap 32 kedalaman dan 12 WFO menggunakan software ODV versi 5.3.0 untuk menghasilkan kumpulan database peta Salinitas Absolut dan Arus. Kumpulan database tersebut, selanjutnya diunggah kedalam webdatabase purwarupa Fusi-Oseanografi untuk ditampilkan di Aplikasi Android Fusioseanografi V3 bagi pengguna. Untuk mengetahui kevalidan data model dari CMEMS, maka diperlukan adanya verifikasi dengan data observasi lapangan. Verifikasi/validasi dilakukan sampai dengan level tertentu, dengan data pembanding berasal dari World Ocean Dataset (WOD) dan data primer. Penelitian menghasilkan database peta variabel Salinitas Absolut dan Arus sejumlah 3865 gambar. Kadar salinitas absolut tertinggi sebesar 38 g/Kg di WFO-04 kedalaman 50 meter, nilai terendahnya 28 g/kg di WFO-04 kedalaman 0.5 meter. Rata-rata dari 12 WFO, nilai salinitas absolut tertinggi sebesar 35.63 g/Kg dan terendahnya 32.85 g/Kg. Kecepatan arus akan mengalami penurun secara berangsur-angsur dilapisan kedalaman yang semakin dalam. Verifikasi data menghasilkan nilai kuantitatif yang baik dengan nilai RMSE variabel Salinitas Absolut berkisar antara 0.00002 g/Kg sampai dengan 0.3605 g/Kg dengan nilai rata-rata nya sebesar 0.0408 g/Kg. Kecepatan arus memiliki nilai kuantitatif RMSE pada kisaran nilai antara 0.03477 m/s sampai dengan 0.1348 m/s dengan nilai rata-rata 0.0877 m/s.