Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERANCANGAN SECURITY SISTEM SMART HOME BERBASIS IOT MENGGUNAKAN ESP32 CAM DAN SENSOR PIR (PASSIVE INFRARED SENSOR) MELALUI APLIKASI BLYNK Mukti, M. Zulhelmi; Nandika, Reza; Susanti, Endang
SIGMA TEKNIKA Vol 7, No 2 (2024): SIGMATEKNIKA, VOL. 7, N0. 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v7i2.6982

Abstract

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, seringkali terjadi permasalahan yang mengancam keamanan rumah. Permasalahan tersebut bermula dari tingkat keamanan yang tidak memenuhi standar keamanan rumah. Oleh karena itu, teknologi yang mampu memberikan informasi mengenai kondisi rumah secara langsung sangat diperlukan. Pada penelitian ini penulis tertarik untuk membuat suatu alat yang dapat memantau kondisi rumah dan memberikan notifikasi kepada pemilik rumah jika ada orang yang masuk ke dalam rumah dan dapat mengontrol lampu menggunakan ponsel. Alat ini menggunakan mikrokontroler ESP32 CAM dan sonor PIR untuk mendeteksi pergerakan orang di dalam rumah, serta akan mengontrol 2 buah lampu yang dapat dikontrol menggunakan ponsel melalui aplikasi BLYNK. Pada aplikasi BLYNK pengguna dapat melihat kondisi rumah saat ini, dan akan diambil gambar kondisi rumah serta notifikasi jika ada yang masuk ke dalam rumah dan terdeteksi oleh sensor PIR.
SISTEM PEMANTAUAN NUTRISI PADA TANAMAN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Zulhaq, Slamet Riyadi; Gunoto, Pamor; Susanti, Endang
SIGMA TEKNIKA Vol 8, No 1 (2025): SIGMATEKNIKA, VOL. 8, N0. 1, JUNI 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v8i1.7659

Abstract

Pertanian modern semakin berkembang dengan penerapan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pemantauan nutrisi pada tanaman berbasis IoT menggunakan ESP32, sensor NPK, dan arduino cloud. Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi nutrisi tanaman secara real-time dan kemudian mengirimkan data ke platform arduino cloud untuk diakses dari jarak jauh. Selain itu, LCD I2C digunakan sebagai tampilan lokal agar pengguna dapat melihat informasi secara langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi perancangan perangkat keras, pemrograman mikrokontroler, serta integrasi dengan arduino cloud untuk pengelolaan data. Sensor yang digunakan mampu mendeteksi parameter penting dalam nutrisi tanaman, seperti kelembaban tanah dan tingkat nutrisi, sehingga pengguna dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam perawatan tanaman. Data yang dikirimkan secara real-time membantu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan pertanian, mengurangi intervensi manual, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat berfungsi dengan baik dalam memantau kondisi nutrisi tanaman dan memberikan data yang akurat serta mudah diakses. Pengguna dapat memperoleh informasi secara langsung melalui LCD I2C maupun secara online melalui arduino cloud. Dengan adanya sistem ini, pemantauan tanaman menjadi lebih praktis dan efisien, sehingga dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian
RANCANG BANGUN KONTROL DAN MONITORING AUTOMATIC TRANSFER SWITCH ANTARA PANEL SURYA DAN PLN BERBASIS IoT Permadi, Agung Surya; Gunoto, Pamor; Susanti, Endang
SIGMA TEKNIKA Vol 8, No 2 (2025): SIGMATEKNIKA, VOL. 8, N0. 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v8i2.8399

Abstract

Di era Internet of Things (IoT) yang berkembang pesat, teknologi ini menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam berbagai sektor, termasuk manajemen energi. Penelitian ini mengembangkan sistem Automatic Transfer Switch (ATS) yang mengelola daya cadangan dari panel surya (PLTS) dan PLN menggunakan kontroler ESP32. Sistem ini dirancang untuk secara otomatis beralih antara sumber daya utama (PLN) dan sumber daya cadangan (PLTS) ketika terjadi pemadaman listrik atau gangguan. Pengukuran tegangan DC dari PLTS dan tegangan AC dari PLN dilakukan dengan menggunakan SCC Landstar LS2024LB dan PZEM-004T, yang memungkinkan pemantauan dan pengelolaan daya secara akurat. Data yang diperoleh dari sensor ini dikirim ke platform Arduino IoT Cloud melalui ESP32, yang menyediakan fitur pemantauan dan kontrol jarak jauh. dapat memantau status daya secara real-time dan mengontrol beralihnya sumber daya dari jarak jauh melalui aplikasi web atau mobile. Implementasi sistem ini diharapkan meningkatkan keandalan suplai listrik dan efisiensi pemanfaatan sumber daya energi terbarukan, sekaligus mempermudah pengelolaan daya cadangan dalam menghadapi gangguan listrik dari PLN.
PERANCANGAN SISTEM PENERANGAN JALAN UMUM BERBASIS PANEL SURYA Endang Susanti; Pamor Gunoto; Vikramz Lumban Tobing; Yohan Fernando Aritonang; Chivalry Vinsenzio Sefedra Lamar
SIGMA TEKNIKA Vol 9, No 1 (2026): SIGMATEKNIKA, VOL.9, N0. 1, JUNI 2026
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v9i1.8957

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi listrik serta tingginya ketergantungan terhadap energi fosil mendorong perlunya pengembangan energi terbarukan yang berkelanjutan. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja teknis dan kelayakan ekonomis sistem PJU berbasis panel surya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan kuantitatif dan studi literatur. Data diperoleh melalui pengukuran tegangan, arus, dan daya keluaran panel surya pada berbagai kondisi intensitas cahaya matahari, serta analisis biaya investasi dan operasional sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya keluaran panel surya berada pada rentang 32,4 W hingga 193,32 W, dengan performa optimal terjadi pada pukul 11.00–12.00 saat intensitas cahaya maksimum. Sebaliknya, pada kondisi cuaca berawan hingga menjelang gelap, daya mengalami penurunan signifikan. Dari sisi ekonomi, sistem PLTS dinilai layak karena mampu menekan konsumsi energi listrik konvensional dan memiliki biaya operasional yang relatif rendah. Dengan demikian, PJU berbasis PLTS merupakan solusi penerangan yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
PERANCANGAN MODUL PRAKTIKUM PENGATURAN MOTOR LISTRIK BERBASIS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA Pamor Gunoto; Endang Susanti; M Nurdin; Toni Yuliansyah; Hidayah Novitasari
SIGMA TEKNIKA Vol 9, No 1 (2026): SIGMATEKNIKA, VOL.9, N0. 1, JUNI 2026
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v9i1.8999

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan salah satu solusi energi terbarukan yang semakin berkembang dalam aplikasi beban dinamis, termasuk motor listrik. Studi ini merangkum panduan praktikum PLTS untuk motor listrik yang memuat dasar teori, perancangan sistem, komponen utama, serta prosedur instalasi dan pengujian. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan praktik langsung yang dilakukan melalui rangkaian panel surya, regulator, baterai, sensor RPM, pengukur beban, serta motor DC/BLDC. Hasil pengujian menunjukkan daya aktual masuk ke baterai sebesar 51 W x 5 jam dengan energi harian aktual 255 Wh/hari. Motor BLDC dapat dioperasikan secara stabil baik pada arah reverse maupun forward dengan daya maksimum 85,2 W (27 V, 3,06 A) dan daya 57 W (28 V, 2,03 A) pada putaran maksimum. Baterai 360 Wh mampu mendukung operasi motor selama ±4,2 jam tanpa pengisian dari panel surya. Hasil praktikum menunjukkan bahwa stabilitas suplai energi sangat dipengaruhi oleh kondisi intensitas cahaya dan kapasitas penyimpanan energi, sehingga pemilihan regulator dan baterai menjadi faktor krusial dalam mempertahankan performa motor.