This Author published in this journals
All Journal SIGMA TEKNIKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GALERI FOTOGRAFI DI KOTA BATAM DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA Rino Purna Irawan; Supriyanto Supriyanto; Abraham Jarusalem Rahman
SIGMA TEKNIKA Vol 1, No 1 (2018): Sigma Teknika Vol 1 No 1 Ferbuari 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.103 KB) | DOI: 10.33373/sigma.v1i1.1397

Abstract

Semakin berkembangnya dunia fotografi di Kota Batam bahkan di Provinsi Kepulauan   Riau dan belum   adanya wadah   yang   secara   khusus   mampu menampung kegiatan fotografi dan tempat melakukan kegiatan pameran hasil karya seni fotografi. Dalam menanggapi hal tersebut tercipta gagasan untuk merencanakan bangunan Galeri Fotografi di Kota Batam yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang lengkap dan relevan untuk mengakomodasi segala kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan fotografi. Arsitektur metafora diaplikasikan sebagai konsep pembentukan massa bangunan untuk memenuhi kebutuhan kegiatan fotografi
KAWASAN WISATA SUNGAI CARANG KOTA TANJUNGPINANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA Wahyu Setiaji; Supriyanto Supriyanto
SIGMA TEKNIKA Vol 1, No 1 (2018): Sigma Teknika Vol 1 No 1 Ferbuari 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1787.523 KB) | DOI: 10.33373/sigma.v1i1.1398

Abstract

Semakin berkembangnya dunia kesenian di Kota Tanjungpinang bahkan di Provinsi Kepulauan Riau dan belum adanya wadah yang secara khusus mampu menampung kegiatan kesenian dan tempat terselenggaranya event Festival Bahari Kepri. Dalam menanggapi hal tersebut tercipta gagasan untuk merencanakan Kawasan Wisata Sungai Carang Kota Tanjungpinang yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang lengkap dan relevan untuk mengakomodasi segala kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan kesenian. Arsitektur metafora diaplikasikan sebagai konsep pembentukan massa bangunan untuk memenuhi kebutuhan kegiatan kesenian
APARTEMEN DI KOTA BATAM DENGAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU ( Green Architecture) Dwi Setiyawan; Supriyanto Supriyanto; Imam Setyo Hadi
SIGMA TEKNIKA Vol 1, No 1 (2018): Sigma Teknika Vol 1 No 1 Ferbuari 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1875.412 KB) | DOI: 10.33373/sigma.v1i1.1393

Abstract

Semakin banyaknya pengembang properti yang melakukan investasi di Pulau Batam dan hal ini memberikan pergerakan pembangunan salah satunya dalam bidang jasa Apartemen, karena investor membutuhkan tempat tinggal sebagai tempat tinggal yang layak dan nyaman. Dalam menanggapi hal tersebut tercipta gagasan untuk merencanakan bangunan Apartemen di kota Batam dengan jumlah lantai lebih dari satu. Apartemen yang direncanakan ini menggunakan konsep arsitektur hijau dengan beberapa strategi desain dan diaplikasikan untuk memenuhi kebutuhan kenyamanan apartemen. Bentuk bangunan ini adalah bangunan bertingkat tinggi (high rise building) yang didalamnya terbagi atas beberapa fungsi ruang yang dipasarkan secara sewa maupun dengan hak milik
MUSEUM BUDAYA MELAYU DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR MODERN Kurniawan Amin Sampurno; Supriyanto Supriyanto; Teddy Tambunan
SIGMA TEKNIKA Vol 1, No 1 (2018): Sigma Teknika Vol 1 No 1 Ferbuari 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2365.092 KB) | DOI: 10.33373/sigma.v1i1.1395

Abstract

Kerajaan melayu identik dengan peradaban yang cukup maju, baik dari segi arsitektur bangunan, perkakas dan budaya. Batam merupakan bagian dari sejarah kerjaan melayu di nusantara, walaupun batam tidak memiliki basis kerajaan, tetapi dahulunya batam merupakan pulau yang sangat penting bagi para penjelajah dan pedagang yang ingin berlayar ke pulau seberang, sehingga batam di juluki singapur kedua.Seiring berkembang dan modernnya batam saat ini, rekam jejak kerajaan melayu di batam tidak terkumpul dengan baik dan lengkap, oleh sebab itu perlu adanya sebuah wadah / Museum untuk mengumpulkan benda-benda ataupun artefak-artefak baik yang berada di batam maupun di sekitarpulau batam