Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Terapi Komplementer Untuk Mengatasi Hipertensi Rona Sari Mahaji Putri; Hilda Mazarina
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.416 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i1.3279

Abstract

Kejadian hipertensi pada lansia masih tinggi, disebabkan oleh banyak factor termasuk gaya hidup lansia yang kurang sehat. Berbagai terapi farmakologi dan nonfarmakologi dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah lansia. Terapi komplementer merupakan bagian dari terapi nonfarmakologi yang cenderung aman untuk dijalankan di rumah secara mandiri, yakni berupa gerakan olahraga ringan. Terapi otot progresif secara teori terbukti mampu menurunkan tekanan darah lansia hipertensi. Kegiatan masyarakat ini telah dilakukan terhadap 30 orang lansia di Kelurahan Tlogomas Malang, yang dilaksanakan di rumah salah satu warga. Rangkaian kegiatan yang dilakukan antara lain pemeriksaan tekanan darah, pemberian promosi kesehatan terakit hipertensi dan berbagai terapi komplementer, pelatihan terapi otot progresif, serta evaluasi kegiatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah lansia mengetahui dan memahami tentang hipertensi dan terapi komplementer, serta dapat mampu melakukan terapi otot progresif di rumah secara mandiri. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu lansia mengikuti rangkaian kegiatan dengan sangat antusias, yang ditunjukkan dengan banyak pertanyaan yang diajukan saat kegiatan berlangsung dan terapi otot progresif dapat dilakukan lansia dengan sangat baik. 
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Dari Kajian Pengetahuan Pencegahan Malaria Ibu Rumah Tangga Ovita Bagau; Ronasari Mahaji Putri; Hilda Mazarina Devi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v6i2.2493

Abstract

Adanya fenomena masih rendahnya pengetahuan ibu rumah tangga tentang pencegahan malaria di Provinsi Papua. Penyakit malaria ini berbahaya dan mengancam kesehatan masyarakat. Kasus malaria yang semakin meningkat membutuhkan pemutusan rantai penularan. Rendahnya pengetahuan tentang pencegahan malaria diduga  penyebabnya adalah kurangnya PHBS. Tujuan penelitian menghubungkan pengetahuan pencegahan malaria dengan PHBS ibu rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas X Provinsi Papua. Cross sectional sebagai desain penelitian.  Populasi sejumlah 45  orang dengan sampel 40 orang, menggunakan accidental sampling. Variabel independent pengetahuan ibu dan variabel dependent  yakni PHBS. Instrumen adalah lembar kuesioner yang diadopsi dari peneliti lain. Uji fisher exact test  digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukkan pengetahuan ibu rumah tangga mayoritas kurang (52,5%), PHBS ibu rumah tangga sebagian besar kategori kurang (60,0%), ada hubungan pengetahuan tentang pencegahan malaria dengan PHBS pada kelompok ibu rumah tangga (p = 0,000). Diharapkan bagi peneliti selanjutnya agar meneliti peran budaya sebagai faktor determinan dari pengetahuan  dan PHBS.