Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MAJALAH ILMIAH GLOBE

URBAN GROWTH PREDICTION USING LOGISTIC REGRESSION MODEL Karsidi, Asep; Wijanarto, Antonius B
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 13, No 2 (2011)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.103 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2011.13-2.97

Abstract

Urbanization has been one of major issues in Indonesia, especially in big cities likeJakarta. Bogor as the supporting area of Jakarta has been affected by this urbanization. It did not only impact in increasing population, but it did also affect the carrying capacity of the environment. This research studied urban growth of Bogor, using logistic regression model. The model involve several driving factors that can be used to predict future impact of urbanization. The results indicate that the logistic regression model for urban growth in Bogor shows that R2 = 0.18, which means that the model is relatively good. In this research ROC has been produced is 0.8429, which means the logistic regression model of urban growth of Bogor can be estimated well.Keywords: Urban Growth, Logistic Model, Spatial AnalysisABSTRAKUrbanisasi merupakan salah satu isu besar di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta. Bogor sebagai daerah pendukung Jakarta juga menjadi daerah yang mendapat dampak dari urbanisasi tersebut. Bukan hanya jumlah populasi yang makin bertambah, tetapi juga daya dukung lingkungan yang juga dipengaruhi. Penelitian ini mengkaji pertumbuhan urbanisasi di Bogor, dengan menggunakan model logistik. Model ini mengidentifikasi beberapa faktor pendorong yang digunakan untuk memprediksi pertumbuhan urbanisasi ke depan. Hasil dari model regresi logistik menunjukkan bahwa pertumbuhan urbanisasi di Bogor dapat diprediksi dengan R2 = 0,18, yang dapat dikategorikan agak bagus. Dalam penelitian ini ROC = 0,8429, yang berarti urbanisasi di Bogor dapat diprediksi dengan baik menggunakan model regresi logistik.Kata Kunci: Pertumbuhan Urbanisasi, Model Logistik, Analisis Spasial
STUDY ON THE ROLE OF URBAN FOREST TOWARD TEMPERATURE REDUCTION IN RESIDENTIAL AREA Wijanarto, Antonius B; Marlina, Etty; Jaya, I Nengah Surati
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 12, No 2 (2010)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.428 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2010.12-2.124

Abstract

Nowadays, the quality of urban environment is a challenging problem. Urban development indicated by the increase of population as well as development in all aspects, either positive or negative. But it can degrade the environment quality. This can be indicated by for example, air pollution, which can reduce the oxygen supply and overwhelms the production of carbon dioxide as well as the increase in temperature. From the foregoing problems, the “back to nature” concept is needed to solve environment problem in urban area, by introducing the urban forest. However, constraints in available space exists, therefore, alternative solution can be employed by increasing the effectiveness of existing urban forest. This research aims at analyzing the effectiveness of urban forest in reducing the air temperature based on two parameters: forest structures and forest forms. Keywords: Urban Forest, Temperature Reduction, Forest Structure, Forest Forms, GIS Analysis. ABSTRAKKualitas lingkungan perkotaan, akhir-akhir ini, merupakan masalah yang menantang. Perkembangan perkotaan selalu mengindikasikan dengan pencemaran udara dan perkembangan di segala bidang, yang berdampak positif maupun negatif. Namun demikian, perkembangan ini dapat menurunkan kualitas lingkungan. Hal ini dapat diindikasikan misalnya polusi udara, yang dapat menurunkan jumlah oksigen dan meningkatkan jumlah karbon dioksida yang juga terindikasikan dengan naiknya suhu udara perkotaan. Dari berbagai masalah lingkungan tersebut, konsep kembali ke alam dibutuhkan untuk mengatasi masalah lingkungan perkotaan, dengan mengenalkan konsep hutan kota. Namun, banyak pembatasan-pembatasan termasuk lahan yang tersedia, sehingga solusi yang dapat meningkatkan efektivitas hutan kota dibutuhkan. Penelitian ini menganalisa efektivitas hutan kota dalam menurunkan suhu udara perkotaan berdasarkan dua parameter: struktur hutan dan bentuk hutan.Kata Kunci: Hutan Kota, Penurunan Suhu Udara, Struktur Hutan, Bentuk Hutan, Analisa SIG.