Agfajrina Cindra Pamungkas
Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLIKASI SANKSI EKONOMI BAGI RUSIA TERHADAP POTENSI ESKALASI HARGA MINYAK DAN GAS ALAM PADA DISTRIBUSI PASAR DUNIA Agfajrina Cindra Pamungkas; Hardi Alunaza; Desy Nur Shafitri; Anggi Putri
Journal of International Relations Vol 2 No 1 (2022): Journal of International Relations (JoS)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.98 KB)

Abstract

Tulisan ini mencoba untuk menganalisis bagaimana potensi eskalasi harga minyak dan gas alam di pasar global sebagai dampak yang disebabkan oleh sanksi ekonomi terhadap Rusia. Pasca tindakan invasi yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina mulai didapati tanggapan dari pihak ketiga untuk memberikan sanksi ataupun hukuman agar invasi yang terjadi dapat segera dihentikan. Amerika Serikat sebagai negara yang memiliki keterlibatan cukup besar dalam konflik ini memberikan sanksi ekonomi berupa penghentian semua impor minyak, gas dan energi dari Rusia. Keadaan ini diyakini memberikan dampak terhadap distribusi harga minyak dan gas alam di pasar global dikarenakan Rusia termasuk ke dalam urutan tertinggi sebagai negara pemasok minyak dan gas alam terbesar di dunia. Pertanyaan peneliti dalam tulisan ini akan mengarah kepada bagaimana keadaan Rusia dalam sanksi ekonomi berpotensi mempengaruhi kenaiakan harga minyak dan gas alam pada distribusi pasar global. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan jumlah pasokan minyak dari Rusia di dunia mencapai 12.1% minyak mentah dan kondesat gas alam, penulis meyakini bahwa pada dasarnya didapati potensi kenaiakan harga minyak dan gas alam pada distribusi pasar global jika negara-negara di dunia memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Rusia sebagiamana ketentuan yang telah di tetapkan oleh AS. Kata kunci: Invasi Rusia, Sanksi Ekonomi, Ekonomi Makro, Interdependensi
ANALISIS COMPLIANCE POST AGREEMENT REDD+ DI PAPUA BARAT Agfajrina Cindra Pamungkas; Widia Fermina Wenehen
Journal of International Relations (JoS) Vol 1 No 1 (2021): Journal of International Relations (JoS)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini akan membahas tentang Analisa Compliance Post Agreement Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) Indonesia di Provinsi Papua Barat. REDD+ mencakup tentang berdirinya program REDD+ di Indonesia serta mekanisme terlaksannaya REDD+ di Provinsi Papua Barat. Program REDD+ sebagai upaya global meningkatkan stok karbon, Indonesia salah satu negara yang berperan pemting untuk meningkatkan stok karbon pada pemerintahan SBY. Kajian REDD+ ini mengacu pada tata kelola hutan dari tingkat internasional, nasional dan daerah. Konsepsi dari pelaksanaan REDD+ di Indonesia tidak berjalan secara maksimal, terutama implementasi yang berjalan di Provinsi Papua Barat sebagai wilayah yang memiliki hutan terluas ke 2 di Indonesia. Compliance Post-Agreement menjelasakan bagaimana pelaksanaan REDD+ di Indonesia focus pada wilayah Papua Barat pemilik hutan terluas di Indonesia. Analisis compliance post agreemen mengacu kepada ketaatan suatu negara dalam menjalankan kesepakatan yang telah ditantangani oleh kedua belah pihak serta Compliance Post Agremeent untuk menjawab ketidakmaskimalan dalam regulasi di Nasional. Pada pelaksanaan REDD+ menggunakan konseptual Multilevel Governance untuk menjelaskan actor yang terlibat dan tingkatan antar lembaga, dan menggunakan pendekatan.