Winda Veronica
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang Sumatera Selatan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

COOKIES TEPUNG IKAN GABUS (Channa Stiarata) DAN LABU KUNING (Cucurbita Moschata) DENGAN PENAMBAHAN SELAI TEMPE SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN TAMBAHAN UNTUK BALITA STUNTING Susyani Susyani; Luthfiah Shalsabilah; Nur Awalia Rianti; Winda Veronica
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 1 (2022): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46774/pptk.v5i1.469

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis. Ikan gabus merupakan sumber protein hewani, dan tempe merupakan sumber protein nabati yang dibutuhkan tubuh untuk menunjang pertumbuhan yang optimal. Konsumsi makanan dengan kandungan energi dan protein yang tinggi dapat dapat meningkatkan berat badan pada balita gizi kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya terima dan kandungan zat gizi dari cookies tepung ikan gabus dan labu kuning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial yang terdiri dari empat kali perlakuan dan tiga kali pengulangan. Hasil uji organoleptik didapatkan mutu cookies yang meliputi skala warna, aroma, rasa, dan tekstur menunjukkan nilai rata-rata (mean) terbesar pada formula 1 yaitu 4,37. Hasil uji proksimat pada formula 1 didapatkan nilai gizi protein 15,85 gram, lemak 21,21 gram, karbohidrat 46,86 gram, dan energi 441,73 gram. Setiap 10 keping cookies (100 gram) dapat memenuhi 79,25% RDA protein untuk usia 1-3 tahun dan 63,4% RDA protein untuk usia 4-6 tahun.