Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN SISTEM KONTEKSTUAL DALAM COLLABORATIVE GOVERNANCE ( STUDI PADA PENGEMBANGAN AGROPOLITAN DI KABUPATEN SUMENEP) Rilia Aisyah Haris
PUBLIC CORNER Vol 17 No 1 (2022): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v17i1.2060

Abstract

Agropolitan sebagai kawasan pedesaan, hutan, dan kesatuan sistem kawasan pertanian yangsaling terintegrasi dan terkoneksi melalui sistem jejaring dapat dikaji sebagai bagian darikajian administrasi publik. Perspektif administrasi publik memandang pengembanganagropolitan sebagai proses pengembangan kawasan agropolitan melalui pendekatan kebijakandan manajemen. Ini merupakan pekerjaan besar yang tidak bisa ditangani oleh pemerintahsaja melainkan harus melibatkan banyak stakeholder yang berlokaborasi dan bersinergisupaya tujuan pengembangan agropolitan untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraanmasyarakat dapat terwujud. Kajian mengenai penguatan sistem kontekstual collaborativegovernance dalam pengembangan agropolitan menjadi penting. penguatan sistem kontekstualini memiliki urgensi yang tinggi sebagai fase awal dalam proses kolaborasi yang menentukanpeluang keberhasilan collaborative governance. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif deskriptif dengan teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkanbahwa sistem kontekstual collaborative governance dalam pengembangan agropolitanberpotensi sebagai pendorong terbentuknya collaborative governance regimes.Kata Kunci: Pengembangan Agropolitan, Collaborative Governance, Sistem Kontekstual
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Serta Kesadaran Protokol Kesehatandi SDIT Al Wathoniyah Sumenep Rilia Aisyah Haris; Wilda Rasaili
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i1.2419

Abstract

Abstrak Selama masa pandemi COVID 19, penerapan pola hidup bersih dan sehat sangat dianjurkan untuk mampu menghindari infeksi virus tersebut dengan membudayakan hidup bersih dan sehat. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat telah menjadi salah satu alasan penting dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Terlebih lagi pada anak-anak usia sekolah dasar yang berusia 7-12 tahun yang masih sangat rentan untuk terinfeksi virus COVID 19. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan protokol kesehatan. Metode pelaksanaan menggunakan beberapa metode yaitu pemberian edukasi dan sosialisasi, komunikasi interaktif, serta simulasi.Rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya disiplin untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta kesadaran protokol kesehatan dapat teratasi jika semua pihak ikut andil dan berperan menggencarkan gerakan ini di setiap lingkungan rumah, sekolah, perkantoran maupun lingkungan sekitar. Oleh karena itu suksesnya gerakan ini membutuhkan partisipasi dan dukungan dari semua pihak lapisan masyarakat.
Penguatan Kemampuan Generasi Muda Emas Melalui Pelatihan Wisata Edukasi Pada Siswa SMKN 1 Sumenep Rilia Aisyah Haris; Imam Hidayat; Ahmad Ghufrony; Syamsul Arifin
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i2.3063

Abstract

AbstrakSekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lembaga pendidikan mengah atas yangmencetak generasi muda sesuai dengan keahlian dan kompetensinya, tawaran kejuruan belummampu memberikan dampak positif dan kontribusi bagi keberlangsungan pembangunanpariwisata yang ada di Kabupaten Sumrnep. Suksesnya Konsep Pentahelix PemerintahKabupaten Sumenep perlu ada dukungan dan partisipasi dari semua pihak tidak terkecualiadalah generasi muda, sehingga mampu menjawab kendala pembangunan pariwisata yangdihadapi selama ini, solusi yang ditawarkan oleh tin PkM universitas Wiraraja adalah denganmelakukan pelatihan pengembangan dan pembinaan kepada siswa SMKN 1 Sumenep sebagaigenerasi muda emas agar mampu memanfaatkan tantangan dan peluang industri wisata sebagaisalah satu intrumen dalam mencegah tingginya angka pengangguran, kemiskinan dengandirancang dalam model konsep edukasi wisata terhadap dua model yaitu Tutorial learning danEkplorasi objek wisataKata Kunci: ; Pembinaan, dan Pelatihan penguatan kemampuan potensi diri