Muhammad Yakub
Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MATARAM (UNRAM) TERHADAP UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (UU-ITE) Muhammad Yakub Ismail; Irpan Suriadiata
Mu'amalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 14 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/mu.v14i1.5472

Abstract

Dewasa ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tumbuh pesat. Secara otomatis berdampak terhadap perilaku, cara berpikir, dan bersifat tanpa batas. Pada titik ini, hampir tidak kenal batas usia, tanpa melihat latar belakang ras, gender, usia, status dan agama. Harus jujur diakui, bahwa teknologi informasi merupakan lokomotif yang dahsyat dalam mendorong transformasi sosial dalam kehidupan. Kepastian hukum pada aktivitas dunia teknologi (dunia maya) di negara kita, negara mengatur perlindungan terhadap masyarakat dari cybercrime yang tercantum dalam tulisan ini mengenai perbuatan yang dilarang. Sehingga dibuatlah Undang-undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Persepsi Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mataram (UNRAM) Terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU-ITE) Irfan Suriadiata; Muhammad Yakub
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v4i1.257

Abstract

Dewasa ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tumbuh pesat. Secara otomatis berdampak terhadap perilaku, cara berpikir, dan bersifat tanpa batas. Pada titik ini, hampir tidak kenal batas usia, tanpa melihat latar belakang ras, gender, usia, status dan agama. Harus jujur diakui, bahwa teknologi informasi merupakan lokomotif yang dahsyat dalam mendorong transformasi sosial dalam kehidupan. Kepastian hukum pada aktivitas dunia teknologi (dunia maya) di negara kita, negara mengatur perlindungan terhadap masyarakat dari cybercrime yang tercantum dalam tulisan ini mengenai perbuatan yang dilarang. Sehingga dibuatlah Undang-undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)
Assessing performance of Mawar Emas as a mosque-based Islamic financing program Supiandi Supiandi; Risky Angga Pramuja; Sri Budi Cantika Yuli; Muhammad Yakub; Baiq El Badriati
Journal of Enterprise and Development (JED) Vol. 4 No. 2 (2022): Journal of Enterprise and Development (JED)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business of Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jed.v4i2.6500

Abstract

Purpose — This research aims to assess the performance of the Mawar Emas program since its inception.Method — This descriptive qualitative research involves several types of respondents such as mosque administrators, Chairperson of the Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), MES Secretary, and beneficiaries. Data obtained through in-depth interviews were processed using reduction, display, triangulation and conclusion techniques.Result — Using primary and secondary data and qualitative research techniques, the authors found that the Mawar Emas initiative supported 32 mosques in West Nusa Tenggara, totaling 1,194 prospective debtors. In terms of funding, the Mawar Emas program has a yearly budget of Rp. 1,275,000,000. However, these funds have not been used to their full potential since the program's inception. There was a decrease in funding and absorption of funds in the program's second year. Several aspects of this program must be evaluated, including increased funding, defaults, training delivery, outdated data, and the presence of profit-oriented institutions.Contribution — This study contributes by providing performance of a mosque-based Islamic financing program to reduce dependency on conventional moneylenders.