Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERHITUNGAN LAJU PERPINDAHAN PANAS ALAT PENUKAR KALOR TYPE PIPA GANDA DI LABORATORIUM UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA Harini
Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.787 KB) | DOI: 10.21009/JKEM.4.2.1

Abstract

Alat penukar kalor tipe pipa ganda merupakan salah satu jenis alat penukar kalor menggunakan aliran fluida panas dan dingin yang mana masing-masing mengalir secara berlawanan arah. Untuk air panasnya di bantu dengan menggunakan heater supaya dapat menghasilkan panas yang maksimal dan kedua aliran di bantu dengan media pompa sehingga airnya bisa mengalir secara beraturan. Untuk metode yang digunakan adalah metode literature dan pengambilan data secara langsung di laboratorium universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Dari hasil analisa untuk kapasitas alat penukar kalor tipe pipa ganda. (A) laju aliran energi panas (watt) : uji coba pertama, kedua, ketiga dan ke empat (8368), (10041), (11715), (13388). (B) koefisien perpindahan kalor menyeluruh (watt): uji coba pertama, kedua, ketiga, dan keempat (93,77), (93,33), (92,60), (92,15). (C) efektivitas (%): uji coba pertama, kedua, ketiga, dan keempat (10%), (12%), (14%) ,(16%). Dimana dari keempat pengujian tersebut yang paling efektivitas adalah pengujian keempat karna panas yang di keluarkan meningkat dan menghasilkan konduktivitas termal yang besar.
PERENCANAAN EXTERNAL FIRE FIGHTING UNTUK KAPAL PEMADAM KEBAKARAN Harini
Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur Vol. 3 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.508 KB) | DOI: 10.21009/JKEM.3.3.7

Abstract

Dasar dari penulisan tugas akhir ini adalah merancang sistem pemadam kebakaran (External Fire Fighting) untuk kapal pemadam kebakaran. Perlunya kapal pemadam kebakaran, karena meskipun kapal sudah dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran, akan tetapi kalau api sudah terlanjur membesar, maka sistem pemadam kebakaran internal tidak mampu lagi untuk memadamkan. Kondisi penyemprotan yang direncanakan adalah Kapasitas air yang disemprotkan sebesar 1200 m3/h dengan jarak jangkauan semprot mendatar (throw range) 150 m. Pelaksanaan perencanaan dilakukan dengan perhitungan-perhitungan analitis disertai dengan pengalaman bekerja diperusahaan pembuat kapal pemadam serta data-data yang ada di pasaran. Dari hasil perencanaan diperoleh bahwa untuk mendapatkan jangkauan penyemprotan sejauh 150 m dengan kapasitas semburan sebesar 120 m3/h, pompa harus memiliki minimal head 101,05 m. Daya yang dibutuhkan untuk penggerak pompa sebesar 474,5 kW