Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektifitas Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bondowoso Dini Noor Aini; Alfian Firmansyah
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 21, No 2 (2022): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" APRIL 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/midi.v21i2.265

Abstract

The purpose of the study was to determine the effectiveness of the Population Administration Information System (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan/SIAK) covering human resources, population data, facilities and infrastructure at the Population and Civil Registration Office of Bondowoso Regency. Research with a qualitative approach uses informants from the Population and Civil Registration Office of Bondowoso Regency and the use of SIAK services. Data collection techniques are through interviews, observations, and documentation which are then carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The effectiveness of the population administration information system at the Population and Civil Registration Office of Bondowoso Regency has been implemented quite effectively, even though all SIAK management operators are contract workers.
SOSIALISASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN SITUBONDO PADA PEMBANGUNAN UMKM MENUJU SITUBONDO NAIK KELAS Dini Noor Aini
Jurnal Abdi Publik (JAP) Vol 4 No 02 (2025): JURNAL ABDI PUBLIK
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jap.v4i02.6916

Abstract

Sosialisasi ini menjelaskan tentang kebijakan pembangunan ekonomi daerah Kabupaten Situbondo dengan fokus pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pembangunan ekonomi daerah merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Sosialisasi ini menggunakan metode dialog interaktif dalam menyampaikan strategi dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam mendorong pertumbuhan UMKM sebagai motor utama perekonomian lokal. Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menerapkan berbagai strategi, seperti deklarasi Kabupaten UMKM, digitalisasi UMKM, peningkatan akses permodalan, pelatihan dan pendampingan, hingga penguatan promosi produk lokal. Selain itu, kebijakan daerah yang mendukung, seperti Peraturan Daerah tentang penanggulangan kemiskinan dan pengembangan pasar tradisional, memperkuat upaya pembangunan ekonomi ini. Meskipun terdapat fluktuasi dalam pertumbuhan ekonomi, arah kebijakan yang berfokus pada UMKM dinilai mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dan mendukung tercapainya visi “Situbondo Naik Kelas”. Kata Kunci: Pembangunan Ekonomi, UMKM, Kebijakan Daerah, Situbondo, Pertumbuhan Ekonomi
Unars, Situbondo, TINJAUAN YURIDIS ATAS PERAN PENDAMPING DALAM MENJAGA ASAS KERAHASIAAN SUARA PENYANDANG DISABILITAS NETRA (STUDI LITERATUR REGULASI) Dini Noor Aini
Jurnal Abdi Publik (JAP) Vol 5 No 01 (2026): Transformasi Kepemimpinan dan Partisipasi Politik: Dialektika Gender di Era Gene
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jap.v5i01.7933

Abstract

Pemenuhan asas kerahasiaan suara bagi penyandang disabilitas netra merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemilu yang inklusif dan berkeadilan. Namun, praktik pendampingan pemilih disabilitas netra masih menimbulkan permasalahan, khususnya terkait batasan peran pendamping yang berpotensi melanggar asas kerahasiaan suara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman yuridis mengenai peran pendamping dalam menjaga kerahasiaan suara penyandang disabilitas netra. Pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan edukatif-partisipatif melalui kegiatan sosialisasi dan diskusi sebanyak empat kali pertemuan di Bawaslu Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi berbasis studi literatur regulasi kepemiluan, diskusi partisipatif, dan observasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran hukum mitra mengenai asas kerahasiaan suara serta pemahaman bahwa pendamping berperan sebagai fasilitator teknis yang bersikap netral dan tidak memengaruhi pilihan pemilih. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas mitra guna mendukung penyelenggaraan pemilu yang inklusif dan demokratis bagi penyandang disabilitas netra. Kata Kunci : Pemilu, disabilitas netra, kerahasiaan suara, pendamping pemilih
KOLABORASI STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG BLEKOK DI KABUPATEN SITUBONDO Desi Anjarwati; Vita Novianti; Dini Noor Aini
Jurnal Abdi Publik (JAP) Vol 5 No 02 (2026): Tata Kelola Publik dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Daerah
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jap.v5i02.9032

Abstract

Wisata Kampung Blekok di Kabupaten Situbondo merupakan destinasi wisata berbasis konservasi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan fokus pada pelestarian lingkungan dan ekosistem mangrove. Namun, pengembangan wilayah tersebut menghadapi berbagai tantangan, seperti penurunan jumlah kunjungan wisata, minimnya koordinasi antar stakeholder, belum optimalnya kelembagaan pengelola, dan kurangnya partisipasi aktif dari berbagai pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses kolaborasi stakeholder dalam pengembangan Wisata Kampung Blekok di Kabupaten Situbondo. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang meliputi unsur pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, dan media. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi stakeholder melibatkan lima unsur dalam model pentahelix, yaitu pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, dan media, yang diwujudkan melalui kegiatan konservasi lingkungan, promosi wisata, pemberdayaan masyarakat, program Corporate Social Responsibility (CSR), serta forum diskusi antar stakeholder. Faktor pendukung kolaborasi meliputi kesadaran bersama terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, dukungan pemerintah daerah, keterlibatan masyarakat, serta manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat lokal. Namun, kolaborasi belum berjalan optimal karena belum terbentuknya kelembagaan pengelola yang resmi, lemahnya koordinasi dan komunikasi antar stakeholder, serta ketidakjelasan pembagian peran. Dengan demikian, kolaborasi stakeholder dalam pengembangan Wisata Kampung Blekok berada pada tahap berkembang (evolving), sehingga diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan koordinasi, dan komitmen bersama untuk mewujudkan pengembangan wisata yang berkelanjutan.