HOMAIDI HOMAIDI
STAI NURUD DHALAM SUMENEP

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM DALAM TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE HOMAIDI HOMAIDI
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 7 No 1 (2022): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-commerce merupakan model perjanjian jual beli dengan ruang lingkup tidak hanya lokal tapi juga bersifat global, karena jual beli ini sangat berbeda dengan karakteristik model  transaksi jual beli biasa, dilihat sepintas, jual beli seperti ini kurang selaras dengan aturan dalam transaksi islam. Di era kekinia muncul yang namanya “Toko bagus”. Toko bagus adalah adalah sebuah etalase jual beli, dengan cara ini orang-orang akan dengan mudahnya mencari produk dan jasa melalui searchengine seperti google juga akan menemukan iklan tersebut. Jadi dengan ini antara penjual dan pembeli tidak perlu bertemu untuk melakukan transaksi jual beli, jual beli seperti ini melampuai batas dan waktu, kapanpun dan dimanapun jual beli ini bisa terjadi.  Untuk menarik pelanggan dengan mudah toko bagus ini menggunakan slogan“Gratis Mudah dan Cepat ”. adapun masalah yang akan diangkat dalam penelitian ini secara umum adalah terkait obyek transaksi yang diperjual belikan terkadang tidak sesuai dengan gambar yang ada dalm iklan, hal ini tidak sesai dengan penjelasan dalam surat An-nisa yang mana dalam jual beli haru saling rela merelakan, tidak boleh menipu, tidak boleh berbohong, dan tidak boleh merugikan kepentingan umum. Secara spesifik penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui secara mendalam transaksi dalam jual beli online atau e-commerce dalam OLX.co.id (toko bagus.com). Untuk mengetahui prinsip jual beli online dalam perspektif ekonomi  Islam.  Salah satu prinsip penting dalam islam kaitannya dengan  transaksi jual beli adalah Kejujuran, dalam hal ini seorang pedagang harus berlaku jujur, dalam hatinya tertanam keinginan yang mendalam agar orang lain mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan dengan cara jujur dan  menjelaskan kondisi kecacatan suatu barang dagangan yang diaketahui dan yang tidak terlihat oleh pembeli.