Septa Krisdiyanto
SMKN 1 Mejayan, SMKN 1 Mejayan, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INOVASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH “SISI PAGI” UNTUK MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) Septa Krisdiyanto
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol 4 No 2 (2021): Juli - Desember 2021
Publisher : Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v4i2.370

Abstract

Pengembangan media teknologi pengolahan limbah SISI PAGI ini dilakukan dalam rangka memberi solusi terhadap problem pembelajaran biologi, seperti: tidak ada media praktik, dominan teori dan kompetensi HOTS rendah. Tujuan penelitian ini: 1) Mengetahui kompetensi HOTS siswa sebelum perlakuan pembelajaran discovery learning berbantu media SISI PAGI; 2) Mengembangkan produk media yang memiliki kelayakan untuk meningkatkan HOTS siswa; 3) Mengetahui pengaruh media yang dikembangkan terhadap HOTS siswa. Data Penelitian diperoleh melalui metode kelompok diskusi (Focus Group Discussion), dokumentasi, observasi, lembar validasi, tes. Data tersebut dianalisis secara diskriptif. Jenis penelitian ini Research and Development (R&D) dengan metode pengembangan menggunakan model 4-D melalui tahapan: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Penentuan tingkat kelayak media berdasarkan uji validasi para ahli, uji coba kepada guru dan siswa. Pengujian efektifitas media diterapkan pada kelas X APHP 1 sebanyak 31 siswa. Hasil penelitian: 1) Kompetensi HOTS siswa sebelum perlakuan berada pada level rendah, tingkat penyelesaian soal HOTS kategori membandingkan 25% (8 siswa), menginferensi 19% (6 siswa) dan mengevaluasi 10% (3 siswa); 2) Produk media SISI PAGI yang dikembangkan mengacu model 4-D dengan skor kelayakan 90. kategori sangat baik dengan karakteristik: mudah, murah, efektif, efisien, kontekstual dan menyenangkan; 3) Kompetensi HOTS siswa setelah perlakuan mengalami peningkatan, tingkat penyelesaian soal HOTS kategori membandingkan 65% (20 siswa), menginferensi 55% (17 siwa) dan mengevaluasi 52% (16 siswa).