Dalam proyek konstruksi, seorang kontraktor perlu membuat perencanaan biaya dan waktu yang di perlukan untuk mengerjakan pekerjaan kostruksi. Besarnya produktivitas diketahui dari besar kuantitas pekerjaan dibagi waktu yang dibutuhkan oleh tenaga kerja untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penghematan upah pekerja, dan mengetahui selisih waktu dan biaya pada pembangunan rumah tipe 120/100 lantai 2 di Perumahan Tabanan Asri. Data yang digunakan adalah data primer berupa laporan harian, dimana hal yang diamati adalah jumlah tenaga kerja yang bekerja, jenis dan volume pekerjaan yang dikerjakan, dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Dari data tersebut dihitung produktivitas pekerjaan per hari dan biaya item pekerjaan per hari, untuk memperoleh lama total waktu pelaksanaan serta total biaya pekerjaannya. Dari hasil penelitian diketahui produktivitas tenaga kerja di lapangan sebesar 33,6%, lebih besar daripada perencanaan analisa harga satuan SNI. Berdasarkan perencanaan, waktu yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah tipe 120/100 lantai 2 pada Perumahn Tabanan Asri dengan tenaga kerja yang sama diperlukan waktu selama 90 hari, sedangkan berdasarkan pengamatan di lapangan, untuk pembangunan 1 unit rumah tipe 120/100 lantai 2 dengan jumlah tenaga kerja yang sama diperlukan waktu selama 76 hari; waktu pekerjaannya selesai lebih cepat 14 hari dari perencanaan. Total biaya upah perencanaan berdasarkan analisa harga satuan SNI untuk pembangunan 1 unit rumah type 120/100 lantai 2 sebesar Rp. 56.140.501,70. Sedangkan berdasarkan realisasi di lapangan biaya upah pekerjaan sebesar Rp. 42.012.280,00. Maka, pelaksanaan pekerjaan di lapangan lebih menguntungkan 33,6% dari perencanaan, dan menghemat biaya pekerjaan sebesar Rp. 14.128.221,70.