Kunarso Kunarso
Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang Banten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mahapuja Sebagai Bagian Dari Sadhana Dalam Ajaran Tantrayana Zhenfo Zong Kasogatan Kunarso Kunarso
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i1.443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep mahapuja serta cara mempraktikannya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Obyek penelitian yaitu Mahapuja dalam Ajaran Tantrayana Zhenfo Zong Kasogatan, sedangkan subyek dalam penelitian adalah pengurus dan rohaniawan Buddhis di vihara. Penelitian dilaksanakan di vihara Vajra Bumi Nusantara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, pengamatan, dokumentasi, serta pencarian literatur yang sesuai. Instrumen penelitian yang digunakan dalam memperoleh data penelitian adalah lembar pedoman observasi, lembar pedoman wawancara, kamera/handphone, serta alat tulis yang digunakan selama proses pengumpulan data berlangsung. Model analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan. Mahapuja merupakan salah satu sadhana (ritual) dalam ajaran Tantrayana Zhenfo Zong. Dalam agama Buddha praktik ritual hendaknya menghindari menyakiti makhluk lain. Mahapuja dapat dilakukan secara sederhana (melalui persembahan semampunya) ataupun secara besar-besaran. Beberapa persembahan yang umum diberikan antara lain berjumlah lima persembahan (pancapujana) yang terdiri dari persembahan dupa, bunga, pelita, teh, dan buah, delapan persembahan (astapujana) terdiri dari lima persembahan ditambahkan dengan gandha (parfum, wewangian), padyam (air), serta sabda (keong pengabul harapan), dan seterusnya. Dalam mempraktikannya perlu memperhatikan beberapa hal yakni persembahan, menjapa mantra persembahan, tangan bersikap mudra persembahan serta bervisualisasi. Praktik mahapuja diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan bagi praktisinya sehingga dapat mendukung keberhasilan praktik spiritual.
Pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis video bagi guru pendidikan Agama Buddha Kunarso Kunarso
Abdimas Siliwangi Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v5i3.11143

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan pembuatan media pembelajaran dengan harapan menambah pengetahuan dan keterampilan guru dalam mebuat media pembelajaran berbasis video. Obyek kegiatan yaitu media pembelajaran berbasis video, sedangkan subyek dalam kegiatan ini adalah guru pendidikan agama Buddha yang tergabung dalam kelompok kerja guru Pendidikan agama buddha kabupaten Pati. Waktu kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 November 2020. Teknik kegiatan dilakukan dengan cara pendampingan. Tahapan kegiatan meliputi (1) pra acara yaitu menyususn materi presentasi, menyiapkan administrasi. (2) meminta dukungan lembaga yakni Kelompok Kerja Guru Agama Buddha kabupaten Pati. (3) pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara pemberian pendampingan pembuatan video pembelajaran berbasis video. (4) evaluasi hasil kegiatan melalui pemberian umpan balik oleh peserta terhadap pelaksana. Hasil PkM menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan teori dan praktik pembuatan media pembelajaran berbasis video. Hal ini dapat diketahui berdasarkan hasil post test dan pre tes serta hasil pembuatan video pembelajaran.